LANGIT7.ID, Jakarta - Bagi warga penghuni Thamrin Residence Apartement tentu tidak asing dengan Masjid At-Taqwa yang terletak di basement P3. Pada awalnya, masjid ini merupakan musala mungil yang hanya menampung sekitar 10 jemaah saja.
Pengurus harian masjid, Abdul Gani menuturkan pengalamannya sebagai salah satu pengurus masjid di daerah Pacific Place, Jakarta Selatan. Setelah pindah ke Thamrin Residence Apartemen pada 2017, ia bersama dua orang lainnya berniat mengubah musala menjadi masjid dengan fasilitas yang memadai.
Gani bersama dua orang temannya yang terdiri dari satu wanita penghuni apartemen dan satu petugas kebersihan apartemen mulai mengelola musala menjadi lebih baik. "Kami bertiga mengkoordinasi musala, terus kita akhirnya maju ke badan pengelola apartemen untuk mengurus musala," kata Gani saat ditemui
Langit7, Selasa (12/7/2022).
Baca Juga: Masjid At-Taqwa Apartemen Thamrin Sediakan Buka Puasa Senin-Kamis
Sebelum menjadi masjid, ia membentuk terlebih dahulu keorganisasian pengurus musala. Pada tahun 2017 para pengurus memulai serangkaian kegiatan, seperti buka puasa bersama.
Renovasi musala menjadi masjid dilakukan secara bertahap. Dana didapatkan dari sumbangan jemaah masjid yang singgah. Tahun demi tahun terbangun, Masjid At-Taqwa Thamrin Residence akhirnya rampung dan mulai diresmikan pada Mei 2022.
Baca Juga: Masjid Jakarta Islamic Centre Rombak Sejarah Masa KelamKini masjid memiliki kapasitas 400 jemaah dan disediakan fasilitas yang memadai. Bangunan masjid mengusung konsep modern dengan pintu masuk berupa
sliding door dan interior masjid didominasi warna emas disertai hiasan lampu yang memancarkan sinar keemasan.
"Dulu awalnya ini musala kecil bisa menampung sekitar 10 orang, terus ada badan pengelola baru dari apartemen memperluas musala ini. Tempat yang tadinya parkiran jadi diperluas untuk musala," katanya.
Meski sudah diperluas, ia menilai fasilitas dari musala masih belum memadai. Seperti tidak adanya pengeras suara untuk azan dan jam yang menunjukan waktu azan.
"Jadi dulu kalau azan nggak pakai
speaker, cuma teriak-teriakan saja di depan pintu, paling yang dengar juga sedikit," ujarnya.
Baca Juga: Bandara Jeddah Bolehkan Jemaah Bawa Zamzam 5 Liter, Ini Syaratnya(zhd)