LANGIT7.ID, Jakarta - Menag Yaqut Cholil Qoumas bersyukur proses penyelenggaraan ibadah haji hingga fase Armuzna berjalan dengan lancar. Ia mengapresiasi kinerja petugas dan meminta hal itu dipertahankan sampai akhir penyelenggaraan ibadah haji.
Lebih dari itu, Menag meminta agar persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang bisa dilakukan sejak dini. ”Siapkan penyelenggaraan haji 1444 H sejak awal,” kata Menag dari Makkah, dikutip Rabu (13/7/2022) pagi.
Dia mengaku sudah mencatat sejumlah perbaikan yang perlu dilakukan di masa yang akan datang. Ia juga sudah menyampaikan sejumlah masukan perbaikan saat bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah.
Baca Juga: Bandara Jeddah Bolehkan Jemaah Bawa Zamzam 5 Liter, Ini Syaratnya“Kami berdua sepakat untuk meningkatkan kualitas layanan haji yang tahun ini sudah berjalan baik dan akan terus memperbaiki sejumlah kekurangan yang ada,” ujar dia.
“Menteri Haji Arab Saudi komitmen untuk merespons masukan kita dan karenanya perlu pembicaraan lebih awal terkait dengan ibadah haji tahun depan,” sambungnya.
Kepada jajarannya, ia menekankan pentingnya mengupayakan pemenuhan semua fasilitas yang sudah tertera dalam kontrak agar bisa diimplementasikan secara optimal. Tahun mendatang, mitigasi setiap potensi persoalan, terutama di Arafah dan Mina, perlu dirumuskan secara lebih detail dan operasional.
Baca Juga: Mati Syahid, Pengertian dan 5 Golongannya Dalam Islam
“Saya berharap, simbol-simbol kenegaraan bisa muncul pada petugas dan jemaah haji pada penyelenggaraan tahun mendatang. Para pembimbing ibadah juga harus benar-benar dari pembimbing ibadah yang menguasai ilmu fikih dan ibadah,” tuturnya.
“Mari bersama berusaha membuat nyaman jemaah. Jika nyaman, jemaah juga merasa aman,” imbuhnya.
Sebelumnya, selaku penanggung jawab, Hilman Latief melaporkan bahwa secara umum layanan terhadap jemaah sudah diberikan secara baik. Layanan tersebut mencakup layanan ibadah yang menjadi fokus utama. Proses pendampingan kepada jemaah sudah dilakukan.
Selain itu, ada juga layanan umum yang mencakup akomodasi, transportasi, dan konsumsi di Masyair (Armuzna), Makkah, dan Madinah. “Layanan kesehatan juga berperan strategis dalam mensukseskan penyelenggaraan ibadah haji,” kata Hilman.
Baca Juga: Objek Wisata di Depok, Citayam Fashion Week Tak Mesti ke BNI City(zhd)