LANGIT7.ID, Jakarta - Meninggal dunia dalam keadaan mati syahid merupakan suatu kemuliaan dari Allah SWT kepada hamba-Nya. Kemuliaan tersebut didapatkan oleh hamba-Nya yang wafat dalam keadaan menegakkan agama Allah SWT.
Istilah mati syahid kerap kali hanya disematkan kepada orang yang meninggal dalam keadaan berperang di jalan Allah SWT. Padahal bukan itu saja syarat dari kemuliaan mati syahid.
Kemuliaan tersebut bisa didapatkan bukan hanya dalam keadaan berperang di dalam jalan Allah SWT, tetapi ada banyak lagi golongan-golongan orang yang diberi kemuliaan mati syahid.
Baca Juga: Keutamaan Wafat di Hari Jumat, InsyaAllah Husnul KhatimahDari Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash, bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Seorang yang mati syahid akan diampuni segala dosa-dosanya, kecuali utang” (HR. Muslim).
Berikut lima golongan orang yang mati syahid dalam Islam:
1. Wanita yang Meninggal Ketika Hendak MelahirkanMasa kandungan bayi di dalam perut seorang wanita yang hendak melahirkan pada umumnya selama sembilan bulan. Menjaga kandungan selama sembilan bulan bukanlah perkara yang mudah. Sang ibu dilarang melakukan aktivitas berlebih guna menjaga buah hatinya dalam kandungan.
2. Meninggal di Jalan AllahSeorang kaum muslimin yang meninggal di tengah menuntut ilmu serta mencari nafkah yang halal untuk keluarga merupakan golongan orang yang mati syahid.
3. Terkena Penyakit Menular atau WabahOrang yang meninggal dikarenakan wabah, seperti Covid-19 yang tengah merebak saat ini merupakan golongan orang yang syahid. Begitu juga dengan orang yang meninggal karena terkena wabah-wabah menular lainnya.
4. Keadaan TenggelamGolongan syahid lainnya, yakni orang yang meninggal karena keadaan tenggelam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
"Orang yang mati syahid ada lima macam, yaitu orang yang kena tha’un (wabah), orang yang mati karena sakit perut, korban tenggelam, korban yang ketiban reruntuhan, dan orang syahid di jalan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim).
5. Keadaan TerbakarSeseorang yang wafat karena terbakar merupakan golongan yang syahid. Seperti sedang menuju perjalanan pulang, lalu kendaraan terbakar dan terjebak di dalam rumah yang dilahap api, dan kecelakaan-kecelakaan lainnya yang diakibatkan oleh api.
Baca Juga: Sambut Jemaah Nafar Awal, Menag Minta Petugas Siaga di PemondokanNah sahabat Langit7, di atas merupakan golongan-golongan orang yang wafat dalam keadaan syahid. Bukan hanya berperang di jalan Allah, tapi dalam keadaan tenggelam, terbakar, terkena wabah, tenggelam, dan kecelakaan juga merupakan golongan yang syahid.
(zhd)