LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang muslim yang
meninggal dunia di hari Jumat akan dilindungi dari siksa kubur. Bahkan kondisi tersebut bisa menjadi pertanda husnul khatimah.
Pendapat soal keutamaan meninggal di hari Jumat ini mengambil hadist riwayat Al Tirmidzi. Rasulullah bersabda: "Tidaklah seorang Muslim mati di
hari atau malam Jumat, kecuali Allah menjaganya dari fitnah kubur."
Pada hari Jumat (1/7/2022) masyarakat Indonesia mendapat kabar duka. Menteri PANRB,
Tjahjo Kumolo, wafat akibat sakit di RS Abdi Waluyo pukul 11.00 WIB.
Kabar ini jelas mengagetkan banyak orang, baik di kalangan pemerintahan, politikus bahkan para pengusaha. Almarhum dikenal sebagai orang baik semasa hidupnya.
Baca Juga: Jenazah Menpan RB Tjahjo Kumolo Dishalatkan di Masjid QubaPendakwah, Buya Yahya mengatakan dalam kutipan channel YouTubenya mengenai keutamaan meninggal dunia di hari Jumat ialah mendapat ampunan Allah SWT.
"Muslim yang wafat pada hari Jumat adalah orang-orang pilihan," kata Buya Yahya dalam ceramahnya dikutip Jumat (1/7/2022).
Namun tidak semua orang yang meninggal di hari Jumat mendapat keutamaan dan ampunan Allah. Hal ini tentu tidak berlaku bagi orang-orang kafir dan musyrik.
"Karena mungkin ada dosa yang tidak diampuni Allah, dosa kesyirikan misalnya. Sama halnya dengan orang mati dalam menuntut ilmu, itu mati syahid," ujarnya.
"Jadi tanda, InsyaAllah diampuni oleh Allah. Kita husnudzan kepada-Nya," kata dia.
(bal)