LANGIT7.ID, Jakarta - Disney akan menutup 18 televisi (TV) kabelnya di kawasan Asia Tenggara pada 1 Oktober, termasuk Indonesia dan Hong Kong. Penutupan itu terkait rencana untuk berfokus pada layanan streaming langsung yang dimilikinya, Disney+.
Layanan TV kabel tersebut termasuk Fox Movie dan Sport, Disney Channel dan Nat Geo People.
Disney, dilansir dari Variety, menyebut keputusan ini adalah bagian dari konsolidasi bisnis media menuju model
direct-to-consumer (D2C) dan semakin mengembangkan layanan streaming-nya. Langkah ini diambil agar bisnis menjadi lebih efisien dan efektif saat ini dan masa depan.
"Disney akan terus memiliki bisnis media dan hiburan yang kuat di Asia Tenggara dan Hong Kong yang mencakup bisnis
direct-to-consumer, studio entertainment, produk konsumen, game dan bisnis penerbitan, melayani konsumen dan mitra di kawasan ini," kata juru bicara perusahaan, dikutip Sabtu (7/8/2021).
Adapun layanan TV kabel yang akan ditutup antara lain:
Fox
Fox Crime
Fox Life
FX
Channel V
Fox Action Movie
Fox Family Movies
Fox Movies
Star Movies China
Fox Sports
Fox Sports 2
Fox Sports 3
Star Sports 1
Star Sports 2
Disney Channel
Disney Junior
Nat Geo People
SCM Legend
Tapi tak seluruhnya, masih terdapat empat layanan yang masih akan dipertahankan di wilayah ini yakni Star Chinese Channel, Star Chinese Movies, National Geographic Channel, dan Nat Geo Wild.
Jelang akhir tahun 2020 Disney meluncurkan Disney+ Hotstar di Indonesia awal tahun ini di Singapura. Hanya saja layanan itu menjangkau seluruh negara di kawasan Asia Tenggara.
Saat ini Disney+ hadir di 59 pasar di seluruh dunia dan telah melampaui total 100 juta pelanggan berbayar. Disney mengisyaratkan peluncuran yang lebih banyak pasar di wilayah Asia Tenggara, tetapi hanya mengidentifikasi Hong Kong yang akan dilakukan tahun ini.
(arp)