Pertama Kalinya NASA Rilis Foto Ruang Angkasa dengan Detail Tajam
ummu haniKamis, 14 Juli 2022 - 14:04 WIB
NASA merilis foto ruang angkasa dengan kualitas grafik sangat tajam untuk pertama kalinya. Foto: Dok. Nasa
LANGIT7, Jakarta - NASA merilis foto ruang angkasa dengan kualitas grafik sangat tajam untuk pertama kalinya. Foto tersebut diambil oleh teleskop James Webb Space, yang merupakan proyek senilai USD5 miliar atau Rp75 kuadriliun.
Melansir dari situs resmi NASA, Kamis (14/7/2022) foto yang diambil Teleskop James Webb merupakan gugus galaksi SMACS 0723 yang dipenuhi berbagai butiran benda ruang angkasa, terletak di 4,6 miliar tahun cahaya. Terdapat pula puluhan galaksi kuno berjarak lebih dari 13 miliar tahun cahaya.
Salah satu foto tersebut menunjukkan komposisi atmosfer planet ekstrasurya WASP-96 b, diambil oleh spektrograf Webb yang menunjukkan keberadaan air. Selanjutnya, ada pula Nebula Cincin Selatan, di mana planet-planet lahir di awan debu serta gas yang dipancarkan bintang-bintang, berjarak sekitar 2.500 tahun cahaya dari bumi.
Gambar lainnya menangkap sejumlah galaksi bertabrakan atau disebut Stephan's Quintet. Gugusan bintang gemerlap dari jutaan bintang yang bertabrakan melahirkan bintang baru.
Foto yang paling dramatis diambil Webb yakni galaksi NGC 7318B. Selain itu, ada juga Carina Nebula, awan debu dan gas tempat lahirnya bintang yang sangat detail sehingga tampak seperti tiga dimensi.
Selain mengambil gambar, teleskop James Webb juga memperoleh spektrum data yang mengungkapkan sifat fisik dan kimia objek dari benda ruang angkasa, yang akan membantu peneliti mengidentifikasi lebih banyak detail tentang galaksi jauh.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”