Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

ISEI: Indonesia Berpotensi Keluar dari Krisis

ahmad zuhdi Ahad, 08 Agustus 2021 - 09:00 WIB
ISEI: Indonesia Berpotensi Keluar dari Krisis
Ilustrasi cara keluar dari krisis ekonomi akibat Covid-19. Foto: Langit7/istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia diyakini mampu melalui saat-saat yang krisis dan mampu menginternalisasikan modal sosial di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih meroket,. Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Kerjasama Internasional PP Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Muhammad Edhie Purnawan dalam webinar internasional ISEI yang dikutip, Sabtu (7/8).

"Meski menimbulkan kesedihan-kesedihan, pandemi telah memberikan banyak sekali pelajaran dan manfaat. Dengan mengambil berbagai pelajaran, Indonesia berpotensi besar keluar dari krisis," ujar Edhie.

Senada, dalam kesempatan sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa krisis ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19 memberikan pelajaran bahwa untuk mengatasi krisis ekonomi, hal yang paling pertama perlu dilakukan adalah menangani sektor kesehatan terlebih dahulu. Menurut dia, tiga hal ini merupakan asas utama yang penting menjadi prioritas.

"Terdapat tiga hal yang perlu dilakukan, yaitu penerapan protokol kesehatan, diagnosa yang tepat melalui testing, tracing dan isolation, serta akselerasi pemberian vaksin," katanya.

Sementara, Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Perry Warjiyo, yang juga Gubernur Bank Indonesia, optimis pemulihan ekonomi Indonesia akan semakin kuat. Hal tersebut telah terlihat dari pencapaian perekonomian Indonesia pada triwulan II 2021 yang tercatat sebesar 7,07 persen.

"Pemulihan ekonomi tersebut terutama didorong oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi rumah tangga, kinerja investasi, serta konsumsi pemerintah yang tumbuh tinggi didorong oleh akselerasi realisasi stimulus fiskal," ujar Perry.

Dia menjelaskan bahwa dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada tahun 2021 diproyeksikan sebesar 3.5-4.3 persen, dan pada tahun 2022 sebesar 4.6-5.1 persen. Guna mendukung hal tersebut, koordinasi kebijakan antara Bank Indonesia, pemerintah, dan instansi terkait dalam kerangka kebijakan nasional perlu terus diperkuat.

"Kenapa demikian, karena untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk koordinasi kebijakan moneter-fiskal, serta inklusi ekonomi, dan keuangan," katanya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)