LANGIT7.ID, Makassar - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, meminta dukungan para pemuka agama untuk mensyiarkan vaksinasi.
Dia berharap agar para ulama, kyai dan semua ustadz di Sulsel, pada saat ceramah bisa menyampaikan ke masyarakat pentingnya vaksinasi dan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Menurutnya, ulama bisa menyampaikan kepada jamaah agar tidak takut memeriksakan diri ke rumah sakit. Mereka bisa mengingatkan masyarakat agat tidak boleh panik. Serta mengimbau agar masyarakat tetap menjaga imun, iman, dan bersikap jujur dengan kondisi tubuh.
"MUI menjadi salah satu organisasi yang menjadi penengah pemerintah dan masyarakat. Kita harap MUI memiliki kekuatan, kewibawaan, netralitas dalam memberikan pedoman," katanya, Ahad (8/8/2021), saat membuka acara Musda MUI Sulsel.
Andi Sudirman juga mendorong MUI menjadi benteng untuk memfilter paham-paham radikalisme. Kata dia , MUI merupakan salah satu pilar pemersatu yang selalu berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah provinsi.
Selain itu, di acata Musda MUI, Ia juga memaparkan berbagai kebijakan yang dilakukan Sulsel dalam penanganan pandemi Covid-19.
Pemerintah juga berusaha memperketat pengawasan di bandara dengan aturan swab PCR,. Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) menjadi ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala (OTG). Serta gejala ringan, mendatangkan alat High Flow Nasal Cannula (HFNC), alat untuk membantu pernapasan terapi oksigen aliran tinggi.
"Kita juga lakukan kebut vaksinasi untuk menyasar area aglomerasi dan wilayah episentrum, misalnya di Mamminasata. Vaksinasi ini untuk membangun herd immunity," katanya.
(zul)