Dilantik jadi Presiden Sri Lanka, Ranil: Saya Bukan Teman Rajapaksa
Garry Talentedo KesawaJum'at, 22 Juli 2022 - 22:05 WIB
Presiden baru Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe. (Foto: The Guardian)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ranil Wickremesinghe terpilih sebagai Presiden Sri Lanka baru usai pemilihan umum atau pemilu yang dilakukan Parlemen pada Rabu (20/7/2022). Ranil memenangkan suara mayoritas di antara 225 anggota parlemen dengan dukungan partai penguasa Gotabaya Rajapaksa, Front Rakyat Sri Lanka (SLPP).
Dalam pemilihan tersebut, Ranil mengalahkan pesaing utamanya yang merupakan seorang anggota parlemen SLPP pembangkang. Ranil meraih 134 suara berbanding 82 milik pesaingnya.
Ranil mengambil sumpahnya di kompleks parlemen. Pria berusia 73 tahun itu berusaha keras menjauhkan diri dari para pemimpin lama Sri Lanka. "Saya bukan teman Rajapaksa. Saya adalah teman rakyat," katanya kepada wartawan, seperti dilansir BBC, Jumat (22/7/2022).
Sosok Ranil memang dipandang tidak populer di mata publik. Namun, beberapa pengunjuk rasa mengatakan akan memberi kesempatan untuk eks perdana menteri Sri Lanka tersebut, di tengah harapan bahwa Ranil akan menarik negara itu keluar dari penderitaan ekonominya.
Seperti diketahui, Sri Lanka mengalami krisis ekonomi yang memburuk. Negara berpenduduk 22 juta orang itu gagal membayar utang luar negeri (ULN) USD51 miliar atau Rp754,8 triliun (kurs Rp 14.800) sehingga dinyatakan bangkrut.
Krisis ini diawali dengan insiden pengeboman di Kolombo pada April 2019 yang menewaskan lebih 250 orang. Kejadian itu memberikan pukulan serius bagi industri pariwisata. Kondisi itu diperparah dengan hadirnya pandemi Covid-19.