Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home global news detail berita

Selain Kuota, Ini Sejumlah Alasan Masa Tunggu Haji Malaysia Lama

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 23 Juli 2022 - 08:00 WIB
Selain Kuota, Ini Sejumlah Alasan Masa Tunggu Haji Malaysia Lama
Pemerintah Malaysia memiliki sejumlah aturan ketat keberangkatan haji yang menyebabkan masa tunggu lama. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Selain masalah kuota yang mempengaruhi masa tunggu haji, Malaysia juga memiliki aturan ketat dalam memberangkatkan jamaahnya. Ketua Rombongan Haji (Tabung Haji) Malaysia, Dato' Sri Syed Saleh Syed Abdul Rahman mengatakan Malaysia melarang penderita penyakit tertentu untuk berangkat haji. Bahkan obesitas atau kegemukan juga menjadi salah satu syarat yang pantang dilanggar.

“Ada aturan Body Mass Index (BMI) dihitung 40 ke atas tidak boleh berangkat. 35-40 kalau punya penyakit bawaan juga tidak dibenarkan berangkat,” ujar Dato' Sri Syed Saleh Syed Abdul Rahman.

Baca juga: Cerita WNI Berhaji dari UK: Tak Ada Masa Tunggu dan Diprioritaskan Saat Ibadah Haji

Di samping obesitas, calon jamaah dengan penyakit bawaan seperti kencing manis dan darah tinggi, yang tidak terkontrol juga dilarang berangkat. Selain pemeriksaan terkait Covid-19, proses pemeriksaan kesehatan juga dilakukan hingga dua kali.

Syed Saleh Syed Abdul Rahman, aturan tersebut membuat jamaah Malaysia tidak ada yang sakit.

“Alhamdulillah jemaah datang sehat. Urusan ibadah juga mudah tidak ada yang tertinggal tidak ada yang jalan lambat,” ujar Dato' Sri Syed Saleh Syed Abdul Rahman, dikutip Sabtu (23/7/2022).

Tahun ini, Malaysia mencatat jumlah jamaah haji yang meninggal di Arab Saudi hanya satu orang. Jamaah tersebut meninggal sebelum puncak haji.

Syed Saleh Syed Abdul Rahman melanjutkan, setiap tahunnya Pemerintah Malaysia mengumpulkan para ahli kesehatan untuk merumuskan penyakit bawaan apa saja yang dilarang bagi jemaah haji.

“Sebelum bulan puasa, kita sudah kumpulkan pakar kesehatan. Mereka merumuskan dan kita tinggal jalankan untuk kriteria jemaah seperti apa,” kata dia.

Baca juga: Masa Tunggu Haji Terlama Hampir 100 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag

Berbeda dengan Indonesia, Malaysia tidak melakukan program Arbain atau salat 40 waktu berjamaah di Masjid Nabawi, Madinah. Menurut Syed Saleh Syed Abdul Rahman, program ini dihapus dengan alasan sunnah dan untuk efisiensi waktu.

“Sudah 10 tahun arbain kita hilangkan dari buku-buku panduan haji di Malaysia,” ujarnya.

Menurut Syed Saleh Syed Abdul Rahman, aturan ketat ini sebenarnya juga banyak ditentang di Malaysia. Namun untuk tahun ini, mereka menekankan aturan kesehatan karena masih massa pandemi.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)