LANGIT7.ID, Jakarta - Kasus perundungan tengah menjadi topik perbincangan hangat di Tanah Air belakangan ini. Peristiwa tersebut sering kali terjadi di dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lembaga pendidikan dengan dibalut guyonan tetapi memiliki sasaran, hingga menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman.
Di era sekarang, peristiwa tersebut kian menjadi tren karena kehadiran sosial media (sosmed) yang mudah diakses kapanpun dan dimanapun. Padahal enomena ini sangat bertentangan dengan syariat Islam.
Islam sendiri merupakan agama yang sempurna, mengatur segala aspek dalam kehidupan manusia, baik aspek ibadah (hubungan manusia dengan Allah SWT) maupun aspek muamalah (hubungan manusia dengan sesama manusia).
Baca Juga: Kasus Bullying di Tasikmalaya, DPR Ingatkan Pentingnya Perlindungan AnakPersoalan ini sudah disinggung Nabi Muhammad Saw, beliau bersabda:
“Abu Musa radhiallahu’anhuma berkata, “Mereka (para sahabat) bertanya, Wahai Rasulullah, orang Islam manakah yang lebih utama?’ Beliau menjawab, ‘Orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya. “ (HR Bukhari).
Dalam Al-Qur'an pun tertuang jelas larangan tindakan bully atau perundungan, Allah SWT berfirman pada surat Al-Hujurat ayat 11:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
Sebagai agama yang sempurna, Islam mengatur umatnya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perkara bully atau perundungan. Hal ini merupakan suatu tindakan zalim yang tidak disukai Allah SWT. Sebagai umat muslim kita wajib menjaga lisan dan perilaku agar tidak menyakiti orang lain dan mencerminkan keindahan agama Islam.
Baca Juga: Perkenalkan Budaya Indonesia, UMM Gelar Study Tour Mahasiswa Internasional(zhd)