LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3
edukasi dasar untuk anak agar mereka terhindar dari
bullying. Jangan sampai buah hati menjadi korban
perundungan karena pola asuh orangtua.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Maryam Alatas, mengungkapkan butuh dukungan sinergi antara orangtua dan sekolah untuk mencegah
kasus bully yang menimpa anak-anak.
![3 Edukasi Dasar untuk Anak agar Terhindar dari Bullying]()
Berikut 3 edukasi yang perlu diberikan kepada anak, sehingga mereka terhindar dari
bullying atau menjadi korban perundungan:
Baca Juga: Kasus Bullying di Tasikmalaya, DPR Ingatkan Pentingnya Perlindungan Anak1. Terapkan konsep diri positifMaryam mengatakan, wajib bagi orangtua untuk mengajarkan perlindungan diri sendiri kepada anak dalam beberapa situasi tertentu. Termasuk saat merasa diintimidasi oleh teman.
"Orang tua perlu mengingatkan kepada anak untuk tidak mengindahkan perkataan pembuli. Membangun konsep diri positif untuk anak bisa dilakukan dengan mengajarkan perilaku menghargai dan tegas," ujar Maryam dikutip NU Online, Ahad (24/7/2022)
2. Ajarkan cara meresponsCara kedua adalah dengan mengajarkan anak cara merespons. Langkah ini bisa dilakukan dengan mengajarkan kepada anak terkait cara penolakan terhadap peluang perundungan.
"Ajarkan anak untuk mengungkapkan kata penolakan. Terutama bila ada potensi yang mengarah kepada perundungan," kata Maryam yang juga Kepala Unit Pelayanan dan Pengembangan Psikologi (UP3) Unusia ini.
3. Berani berkata tidakMaryam juga mengingatkan agar orang tua harus mengajarkan kepada anaknya untuk berani berkata 'tidak' atau menyetop aksi perundungan. Dengan harapan agar pelaku perundungan bisa segera menyudahi aksinya.
Selain itu, Maryam juga mengimbau orang tua untuk selalu peka jika terjadi perubahan perilaku pada anak. Misalnya menjadi lebih pendiam, terlihat murung, sulit tidur, atau terganggu pola makannya.
"Sehingga bisa segera ditangani jika terjadi sesuatu pada anak. Terlebih bila hal itu berkenaan dengan perundungan," tutur Maryam.
(bal)