Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home global news detail berita

5 Penemuan Islam yang Diklaim Barat ketika Belum Ada HaKI

mahmuda attar hussein Senin, 25 Juli 2022 - 14:01 WIB
5 Penemuan Islam yang Diklaim Barat ketika Belum Ada HaKI
Ilustrasi penemuan Islam yang diklaim barat. (Foto: Pixabay).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 penemuan cendekiawan muslim yang diklaim barat pada masa lampau. Ketika itu belum ada istilah hak atas kekayaan intelektual atau HaKI seperti sekarang.

Hal itu disampaikan Pakar Ilmu Falak Indonesia sekaligus Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Arwin Juli Rakhmadi Butar Butar.

Dia mengungkapkan, peradaban Islam-lah yang sebetulnya menemukan kertas, percetakan, irigasi, kincir angin, teknik pertanian, teknologi kompas, produksi industri, pembuatan kaca, sistem angka 1 sampai 10, dan beberapa temuan lainnya yang lahir dari pemikiran muslim.

Baca Juga: Begini Tanggapan Baim Wong soal HaKI Citayam Fashion Week

Berikut hasil penemuan ilmuwan muslim yang dikaitkan dan atau diklaim oleh sarjana Eropa:

1. Mesin pesawat

Insinyur dan penerbang Spanyol Muslim bernama Abbas bin Firnas (877 M) adalah orang pertama dalam sejarah yang membuat mesin pesawat terbang di Cordoba. Dia membuat glider dengan menggunakan bulu burung Nasar sebagai sayap.

Namun, dunia menganggap Roger Bacon dari Inggris sebagai orang pertama yang mengonstruksi diagram mesin pesawat terbang. Kemudian, Leonardo da Vinci disebut sebagai yang menyiapkan prototipe mesin pesawat terbang.

2. Optik

Masih dengan Roger Bacon, dia disebut sebagai ilmuwan Barat yang melahirkan lensa optik. Padahal dalam karya Bacon yang berjudul Opus Majus (Bab V) merupakan salinan yang bersumber dari Kitab al-Manzhir karya Ibn al- Haitsam.

Di situ Bacon terbukti menguraikan ide-ide optik tiga ilmuwan Muslim, yakni Ibn al-Haitsam, Ibnu Sina, dan Ibn Rusyd.

3. Cermin

Cermin kaca sudah ada dan diciptakan di Spanyol (Andalusia) pada abad ke-11 Masehi. Sehingga, klaim cermin kaca yang dibuat di Venesia pada abad ke-13 (1921) Masehi adalah hal keliru.

Bahkan, orang-orang Venesia ini mendapatkan pengetahuan teknis pembuatan kaca dari Suriah.

4. Jam mekanis

Ibn Firnas (887 M) adalah ilmuwan muslim sekaligus orang pertama yang membuat jam mekanis di Cordoba pada abad ke-9 Masehi. Namun, hal ini justru diklaim oleh Barat dengan menyebutkan jam mekanis pertama dibuat di Milan, Italia.

Jam mekanis disebutkan telah ada di masa Khalifah Harun al-Rasyid, yang juga dijadikan hadiah olehnya kepada Raja Perancis, Charlemagne. Orang Eropa mendapatkan pengetahuan terkait pembuatan jam ini bersumber dari literatur Arab yang diterjemahkan ke bahasa Latin.

5. Cahaya putih

Isaac Newton disebut sebagai ilmuwan yang sangat berpengaruh di dunia. Banyak dari temuannya yang memudahkan orang zaman sekarang untuk memahami ilmu fisika.

Newton dikatakan sebagai orang pertama yang menyatakan bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna. Padahal faktanya, Ibn al-Haitsam dan Kamaluddin al-Farisi lah yang telah lebih dahulu melakukan penyelidikan ekstensif pada cahaya, lensa, dan kamera obscura.

Pemikiran optik Ibn al-Haitsam terekam dalam karyanya “Kitab alManazhir”. Sedangkan pemikiran Kamaluddin al-Farisi terekam dalam karyanya ‘Tanqih al- Manazir”. Sehingga Ibn al-Haitsam lebih tepat disebut sebagai bapak optik modern.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)