LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 penemuan
cendekiawan muslim yang diklaim barat pada masa lampau. Ketika itu belum ada istilah hak atas kekayaan intelektual atau
HaKI seperti sekarang.
Hal itu disampaikan Pakar Ilmu Falak Indonesia sekaligus Dosen
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Arwin Juli Rakhmadi Butar Butar.
Dia mengungkapkan, peradaban Islam-lah yang sebetulnya menemukan kertas, percetakan, irigasi, kincir angin, teknik pertanian, teknologi kompas, produksi industri, pembuatan kaca, sistem angka 1 sampai 10, dan beberapa temuan lainnya yang lahir dari pemikiran muslim.
Baca Juga: Begini Tanggapan Baim Wong soal HaKI Citayam Fashion WeekBerikut hasil penemuan ilmuwan muslim yang dikaitkan dan atau diklaim oleh sarjana Eropa:
1. Mesin pesawatInsinyur dan penerbang Spanyol Muslim bernama Abbas bin Firnas (877 M) adalah orang pertama dalam sejarah yang membuat mesin pesawat terbang di Cordoba. Dia membuat glider dengan menggunakan bulu burung Nasar sebagai sayap.
Namun, dunia menganggap Roger Bacon dari Inggris sebagai orang pertama yang mengonstruksi diagram mesin pesawat terbang. Kemudian, Leonardo da Vinci disebut sebagai yang menyiapkan prototipe mesin pesawat terbang.
2. OptikMasih dengan Roger Bacon, dia disebut sebagai ilmuwan Barat yang melahirkan lensa optik. Padahal dalam karya Bacon yang berjudul Opus Majus (Bab V) merupakan salinan yang bersumber dari Kitab al-Manzhir karya Ibn al- Haitsam.
Di situ Bacon terbukti menguraikan ide-ide optik tiga ilmuwan Muslim, yakni Ibn al-Haitsam, Ibnu Sina, dan Ibn Rusyd.
3. CerminCermin kaca sudah ada dan diciptakan di Spanyol (Andalusia) pada abad ke-11 Masehi. Sehingga, klaim cermin kaca yang dibuat di Venesia pada abad ke-13 (1921) Masehi adalah hal keliru.
Bahkan, orang-orang Venesia ini mendapatkan pengetahuan teknis pembuatan kaca dari Suriah.
4. Jam mekanisIbn Firnas (887 M) adalah ilmuwan muslim sekaligus orang pertama yang membuat jam mekanis di Cordoba pada abad ke-9 Masehi. Namun, hal ini justru diklaim oleh Barat dengan menyebutkan jam mekanis pertama dibuat di Milan, Italia.
Jam mekanis disebutkan telah ada di masa Khalifah Harun al-Rasyid, yang juga dijadikan hadiah olehnya kepada Raja Perancis, Charlemagne. Orang Eropa mendapatkan pengetahuan terkait pembuatan jam ini bersumber dari literatur Arab yang diterjemahkan ke bahasa Latin.
5. Cahaya putihIsaac Newton disebut sebagai ilmuwan yang sangat berpengaruh di dunia. Banyak dari temuannya yang memudahkan orang zaman sekarang untuk memahami ilmu fisika.
Newton dikatakan sebagai orang pertama yang menyatakan bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna. Padahal faktanya, Ibn al-Haitsam dan Kamaluddin al-Farisi lah yang telah lebih dahulu melakukan penyelidikan ekstensif pada cahaya, lensa, dan kamera obscura.
Pemikiran optik Ibn al-Haitsam terekam dalam karyanya “Kitab alManazhir”. Sedangkan pemikiran Kamaluddin al-Farisi terekam dalam karyanya ‘Tanqih al- Manazir”. Sehingga Ibn al-Haitsam lebih tepat disebut sebagai bapak optik modern.
(bal)