LANGIT7.ID, Jakarta - Pelatih
timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menerapkan aturan ketat bagi anak asuhnya. Aturan ketat yang diberikan eks pemain timnas Indonesia itu seperti penggunaan telepon genggam atau handphone hingga ketekunan dalam beribadah.
Dalam hal ini,
Bima Sakti membatasi anak asuhnya saat menggunakan handphone hanya empat jam dalam sehari. Hal tersebut dilakukan untuk menerapkan kedisiplinan kepada para pemain.
Baca Juga: Bima Sakti Boyong 40 Pemain untuk TC Tim U-16 Bulan April
"Menggunakan handphone hanya empat jam sehari. Kami ingin pemain fokus ke latihan, fokus ke tujuan. Kami mau memberikan yang terbaik di Piala AFF ini," ujar Bima Sakti dikutip dari kanal YouTube PSSI, Senin (25/7/2022).
Selain itu, Bima juga menerapkan aturan terkait ketekunan dalam beribadah. Bima memberikan denda bagi pemain yang ketahuan terlambat maupun tidak
shalat.
Jika ada
pemain muslim yang tidak shalat, maka akan didenda Rp50.000. Apabila ada pemain yang tidak shalat maka didenda Rp100.000.
Baca Juga: Kiat Bima Sakti Latih Timnas U-16: Tekankan Disiplin, Ibadah dan DendaSementara itu, Bima juga memberikan fasilitas kepada para pemain non muslim, yakni waktu beribadah di hari Minggu. Fasilitas lainnya juga diberikan kepada pemain beragama Hindu.
"Untuk pemain Kristen, kami memberikan kesempatan beribadah pada hari Minggu. Ada kendaraan yang mengantar mereka, begitu juga dengan pemain Hindu. Jam 10 pagi kami mengantar ke pura," kata Bima.
Bima Sakti saat ini mengawal timnas Indonesia U-16 menjalani pemusatan pelatihan (TC) di Yogyakarta. Adapun TC ini dilakukan sebagai persiapan Piala AFF U-16 2022 yang digelar di Yogyakarta mulai 31 Juli 2022 mendatang. Timnas U-16 Indonesia berada di Grup A bersama Filipina, Singapura dan Vietnam.
Baca Juga:
2 Tahun Latih Timnas Indonesia, Akun IG Shin Tae-yong Dibanjiri Pengikut
Timnas Indonesia U-19 Tak Lolos, Shin Tae-yong: Tidak Masuk Akal(asf)