LANGIT7.ID, Jakarta - Perempuan disebut lebih utama
shalat di rumah. Hal ini berbeda halnya dengan kaum laki-laki yang dianjurkan ke masjid untuk mengerjakan ibadah 5 waktu.
Penceramah,
Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, salat di masjid lebih utama untuk dilakukan bagi umat Islam. Tapi berbeda halnya bagi kaum muslimah.
"Perempuan lebih baik salat dalam pekarangan, dalam rumah, dan dalam kamar,
hadits ini shahih," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Selasa (26/7/2022).
Baca Juga: Pengertian Shalat Hajat, Ini Dalilnya Berdasarkan Hadist ShahihAnjuran shalat di rumah baik perempuan, kata dia, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan fitnah atau kondisi yang membahayakan keselamatan.
Contohnya, lanjut Abdul Somad, seperti umat Islam di Palestina. Kaum perempuan di sana terancam keselamatannya kalau ke luar rumah untuk shalat di masjid.
"Mereka di sana dikhawatirkan akan mendapati serangan dari tentara Israel," kata UAS dalam kutipan ceramahnya, Selasa (26/7/2022).
Tapi berbeda halnya dengan di Indonesia. Umat Islam beribadah 5 waktu di masjid, termasuk untuk perempuan, sangat dianjurkan, karena tidak ada kondisi seperti di Palestina.
Ustadz yang kental dengan logat melayunya ini menambahkan, perempuan tetap dianjurkan untuk salat di masjid walaupun memang tidak diwajibkan seperti laki-laki.
"Kalau perempuan datang ke masjid tetap berpahala, apalagi ada kegiatan majelis pengajian. Asalkan syarat dan ketentuan berlaku, seperti tidak memakai perhiasan berlebihan dan bersolek ala jahiliyah," katanya.
(bal)