LANGIT7.ID, Jakarta - Mahasiswa Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional. Dalam kompetisi Matematika Internasional atau International Mathematic Competition (IMC) 2021 yang diselenggarakan secara daring di Bulgaria, tim Indonesia meraih emas.
Total ada 15 medali yang berhasil direbut terdiri dari tiga emas, enam perak dan enam perunggu. "Adik-adik adalah bagian dari generasi emas yang diharapkan dapat menjadi pemimpin-pemimpin masa depan di bidangnya masing-masing,” ujar Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek Asep Sukmayadi melalui keterangan tertulis, seperti dipantau dari Antara News (9/8/2021).
"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan tertinggi-tingginya untuk para pendamping, pembina, tim leader, dan khususnya adik-adik mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik," ucapnya.
Mereka yang berhasil menyabet medali emas yakni Hopein Christofen Tang dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Andry Wijaya dari Universitas Indonesia (UI), serta Muhammad Alif Aqsha dari ITB.
Sementara itu, peraih medali perak diraih oleh Kelvin Tenata dari UI, Akeyla Pradia Naufal dari ITB, Naelufa Syifna Wifaqotul Muna dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Waffiq Maroja dari UGM, Aditya Dwiyanto dari ITB, serta Reynald Saputra dari ITB.
Medali perunggu diraih oleh Muhammad Reza Ardhana dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Syaifullah Hi Nurdin dari Universitas Hassanudin (UNHAS), Muh. Fadlan dari UGM, Alvian Alif Hidayatullah dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Nabil Mahatir dari UPI, dan Rofiud Darojad dari Universitas Negeri Malang (UM).
Sementara itu, ada juga beberapa mahasiswa Indonesia yang mendapatkan penghargaan honorable mention antara lain Garry Kuwanto dari ITB, Rizma Yudatama dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Fani Haerul Anam Rofi’I dari UGM dan Bramantya Arya Dewantara dari IPB.
Penyelenggaraan International Mathematic Competition (IMC) 2021 berlangsung pada 2 hingga 7 Agustus lalu diikuti 591 peserta dari 54 negara.
Sejak kompetisi dihelat pertama kali pada 2014, Indonesia selalu mengirimkan tim untuk unjuk kemampuan. Kali ini dalam kompetisi ke-17, Indonesia mengirimkan 25 delegasi yakni 11 mahasiswa terbaik dari seleksi Kompetisi Nasional Matematika dan IPA (KNMIPA) tingkat nasional tahun 2020 dan 14 lain dari jalur mandiri.
(arp)