LANGIT7.ID, Jakarta - Perkembangan zaman yang kian pesat sangat terasa di berbagai sarana ibadah umat muslim, salah satunya di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari. Masjid ini memfasilitasi jamaahnya untuk berinfak lewat layanan kode barcode atau
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
![Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Fasilitasi Infak Jamaah dengan QRIS]()
Dalam pengamatan Langit7, hampir di setiap pilar-pilar lantai dua tertempel sticker barcode untuk berinfak. "Infak, zakat, sedekah, dan amal bisa lewat digital, kita juga ada kotak amal di dalam ruang salat," kata anggota Dewan Kemakmuran Masjid Raya KH Asyim Asy'ari, Suharti saat ditemui
Langit7, Ahad (7/8/2022).
Masjid megah ini dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar dengan luas bangunan sekitar 1,6 hektar. Daya tampang jamaah pun cukup fantastis, mampu memuat hingga 12.500 jamaah.
Baca Juga: Baznas Paparkan Hasil Riset Bertema Pengelolaan Zakat MasjidKetika masuk pintu utama, jamaah akan disuguhkan dengan pemandangan sejumlah pohon kurma meskipun belum berbuah. Masjid yang terletak di dekat rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Daan Mogot, Jakarta Barat ini dikelilingi ruang terbuka hijau (RTH), sehingga menghadirkan sirkulasi udara yang baik dan alami.
![Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Fasilitasi Infak Jamaah dengan QRIS]()
Masjid megah ini terdiri dari dua lantai dan satu basemen. Uniknya, pada bagian basemen dibanjiri air hingga tampak seperti danau. Pada bagian pintu masuk dibagi menjadi tiga, yakni utara, selatan, dan utama.
Berbeda dengan masjid pada umumnya, sarana ibadah umat muslim ini memiliki fasilitas untuk distabilitas seperti tangga naik menuju ruang salat. Masjid ini diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 15 April 2017 silam.
Baca Juga: Program Masjid Al-Muchlishin Sempat Terhenti karena Pandemi(zhd)