Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 10 Februari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pendaftaran Kebaya ke UNESCO, Jeny Tjahyawati: Gali Sejarah dan Ikut Kaidah Islam

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 09 Agustus 2022 - 11:01 WIB
Pendaftaran Kebaya ke UNESCO, Jeny Tjahyawati: Gali Sejarah dan Ikut Kaidah Islam
Dua orang wanita yang mengenakan kebaya. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Belakangan, pakaian tradisional Indonesia, kebaya ramai menjadi perbincangan. Hal tersebut berhubungan dengan sejumlah organisasi masyarakat yang menggelar aksi dukung terkait rencana pendaftaran kebaya ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia.

Rencana pendaftaran kebaya ke UNESCO ini diinisiasi Founder Perhimpunan Kebayaku Nunun Daradjatun tahun 2021 lalu, namun hingga kini belum terdengar perkembangannya.

Baca juga: Lestarikan Kain Tradisional, Torang Sitorus Rilis Koleksi Ulos dan Kebaya

Desainer modest Tanah Air, Jeny Tjahyawati mengaku sepakat terkait rencana pendaftaran kebaya ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia.

Namun, ia menyarankan harus menggali lebih dalam terkait sejarah kebaya sebelum memutuskan untuk didaftarkan.

"Saya sepakat kebaya didaftarkan di UNESCO, cuma harus digali kembali asal-usulnya supaya benar-benar kebaya original didaftarkan di sana. Mungkin harus ada kerjasama dengan akademisi, praktisi desainer atau dengan orang-orang keraton karena mereka yang mengenakan kebaya. Temukan titik terang kebaya seperti apa yang harus didaftarkan di UNESCO," ujar Jeny kepada Langit7, Senin (8/8/2022).

Sebab, lanjut dia, Indonesia memiliki berbagai macam jenis kebaya. Belum lagi seiring perkembangan zaman banyak kebaya-kebaya modern yang bermunculan, maka itu harus dikaji lebih dalam kebaya seperti apa yang akan didaftarkan.

Namun, wanita yang karyanya pernah tampil di Paris Fashion Week ini berharap kebaya yang didaftarkan adalah yang mengikuti pakem umat Islam, mengingat penduduk Indonesia mayoritas muslim.

Baca juga: Kain Wastra, Kekuatan Indonesia untuk Jadi Pusat Modest Fashion Dunia

"Harapan saya sih kebayanya jangan transparan dan tidak pas di badan. Artinya tidak menonjolkan keseksiannya karena mayoritas masyarakat Indonesia Muslim. Intinya, harus benar-benar spesifik biar tidak keliru karena jenis kebaya di Indonesia banyak, seperti kebaya kraton, Kartini dan lainnya," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 10 Februari 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
12:10
Ashar
15:26
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan