LANGIT7.ID, Jakarta - Pemimpin Korea Utara,
Kim Jong Un menyatakan kemenangan negaranya melawan pandemi Covid-19. Kim juga memerintahkan agar tindakan pencegahan dilonggarkan hanya tiga bulan setelah mengakui adanya wabah.
Kantor berita negara Korut (KCNA) seperti dilansir
AP, Kamis (11/8/2022), Kim mengatakan kasus demam harian yang sebelumnya mencapai ratusan ribu pada awal wabah berkurang hingga di bawah 90.000 sebulan kemudian. Angka itu disebut terus menurun hingga tak ada kasus yang dilaporkan sejak 29 Juli.
Baca Juga: Muncul Virus Langya, Pemerintah China Ingatkan untuk Hati-Hati"Sejak kami mulai menjalankan kampanye anti-epidemi darurat maksimum (Mei), kasus demam harian yang mencapai ratusan ribu pada hari-hari awal wabah berkurang dan terus menurun. Tidak ada satu kasus pun demam yang diduga terkait dengan virus jahat telah dilaporkan sejak 29 Juli," kata Kim Jong Un dalam pidatonya.
Kim mengaku takjub dengan apa yang dilakukan oleh negaranya dalam menangani
pandemi Covid-19. Dia menyatakan bahwa upaya singkat yang dilakukan Korut ini akan dicatat dalam sejarah.
"Keberhasilan kami dalam mengatasi penyebaran penyakit dalam waktu yang begitu singkat dan memulihkan keselamatan dalam kesehatan masyarakat dan menjadikan bangsa kami sebagai zona bebas virus yang bersih kembali adalah hal yang luar biasa. Keajaiban yang akan dicatat dalam sejarah kesehatan masyarakat dunia," tambah Kim.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Wuhan Tutup Perkantoran dan Transportasi UmumSeorang profesor studi internasional di Ewha Womans University di Seoul, Leif-Eric Easley, mengatakan kemenangan Korut melawan pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa Kim ingin beralih ke prioritas lain. "Seperti meningkatkan ekonomi yang rusak dan terkena sanksi berat oleh penutupan pandemi atau melakukan uji coba nuklir," ucap Eric.
Sebagai informasi,
Korea Utara mengakui wabah virus omicron pada bulan Mei 2022. Korut melaporkan sekitar 4,8 juta kasus demam, meski hanya mengidentifikasi sebagian kecil dari mereka yang terindikasi Covid-19. Kim mengklaim wabah Covid-19 kian melambat selama berminggu-minggu dan hanya 74 orang dilaporkan meninggal.
Baca Juga:
Kasus Covid-19 Australia Melonjak, 5.450 Pasien Dirawat di Rumah Sakit
Kasus Covid-19 di Jepang Capai Rekor Tertinggi Sejak Awal Pandemi(asf)