LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta Polri membagikan ribuan bunga mawar berwarna merah putih kepada polisi dalam aksi yang digelar di depan Mabes Polri, Jakarta Pusat pada Selasa (16/8/2022).
Bunga mawar tersebut merupakan apresiasi atas langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap kasus pembunuhan
Brigadir J dan mencopot Kadiv Propam Ferdy Sambo. Ia juga merupakan bentuk dukungan kepada Kapolri melakukan "bersih-bersih" internal Polri.
Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Polri Gilman Hanif menyebut bahwa semua masyarakat sudah mengetahui kedekatan Ferdy Sambo dengan Kapolri. Tetapi yang perlu dilihat, kata Gilman, Kapolri sangat tegas dalam menegakkan keadilan. Tak terkecuali jika harus menghukum dan menindak orang yang sangat dekat dengannya jika melakukan pelanggaran, baik secara etik maupun pidana.
Baca Juga: DPR Jadwalkan Rapat Kerja dengan Kapolri Bahas Kasus Brigadir J
“Terbukti, bahwa Kapolri tidak pandang bulu dalam menangani perkara hukum, apalagi yang menyangkut harga diri dan martabat instansi Kepolisian.Oleh karena itu, kami dari Aliansi Masyarakat Cinta Polisi sangat mengapresiasi langkah-langkah tegas Kapolri dalam menyelesaikan kasus pembunuhan
Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.” kata Gilman Hanif melalui keterangan tertulis.
Aliansi Masyarakat Cinta Polisi berangkat dari Taman Mataram pukul 13.15 WIB kemudian sampai di depan Mabes Polri pukul 13.40 WIB.
Kemudian massa berjajar rapi di depan Mabes Polri dengan membentangkan dua banner yang bertuliskan besar "Aksi Damai Masyarakat Cinta Polri" dan "Mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Agar Segera Membasmi Para Komponen Mafia di Tubuh Polri."
Baca Juga: 5 Tipu Muslihat Ferdy Sambo Kaburkan Fakta Pembunuhan Brigadir J
Dalam aksi tersebut, Gilman meminta kepada Kapolri agar segera melakukan bersih-bersih secara internal di dalam institusi Polri di semua tingkatan mulai Polsek, Polres, Polda hingga di Mabes Polri.
“Jika ada aparat Polisi yang membeking para mafia, kami meminta Kapolri segera mencopot oknum Polisi tersebut dari jabatannya. Hal ini sangat penting dilakukan demi menjaga harkat, martabat, serta marwah institusi Polri,” pungkas Gilman.
(jqf)