Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Islam Larang Tato Tubuh, Dermatologis: Bisa Sebabkan Kanker

Fifiyanti Abdurahman Senin, 22 Agustus 2022 - 15:44 WIB
Islam Larang Tato Tubuh, Dermatologis: Bisa Sebabkan Kanker
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Konsultan Dermatologis di University of Nigeria Teaching Hospital, Enugu, Dr. Uche Ojinmah, memperingatkan agar tidak menato tubuh. Menurut Ojinmah, ada beberapa zat dalam tinta yang digunakan untuk tato tubuh yang dapat menyebabkan kanker.

Ojinmah pun meminta generasi muda untuk berhati-hati dengan apa yang digunakan pada tubuh mereka karena beberapa hal dapat menyebabkan kerusakan tubuh hingga berbagai tingkat penyakit.

Baca juga: Keren, Santri An Najach Magelang Temukan Cara Hapus Tato Permanen Tanpa Laser

“Mereka harus tahu bahwa beberapa tinta dapat menyebabkan kanker, terutama tinta berwarna. Jadi mereka harus berhati-hati dengan apa yang mereka kenakan pada kulit mereka di lingkungan kita di mana matahari terik dan sinar ultraviolet yang keras," terang Ojinmah dilansir dari Punchng, Senin (22/8/2022).

Ojinmah melanjutkan, tinta merah atau hijau lebih dominan memicu kanker.

“Juga, lebih mudah memasang tato daripada menghapus tato, jadi mengapa mereka melakukan semua ini sejak awal?” tanyanya.

Di samping tato, perilaku menindik badan juga memiliki efek tersendiri. Menurut Ojinmah yang juga menjabat sebagai Presiden Nasional Nigerian Medical Association mengatakan tindik badan juga berisiko sebabkan keloid besar bagi sebagian orang.

“Saya pernah melihat seseorang yang melakukan tindik telinga kedua dan berakhir dengan keloid besar di telinga dan tentu saja infeksi pada kulit juga dapat terjadi," kata Ojinmah.

“Saya bukan seorang imam, saya juga bukan seorang uskup untuk melarang atau melakukan sesuatu. Hanya saja, kita harus memahami implikasinya," ujarnya.

Tato adalah tanda permanen, kata, gambar, atau desain yang dibuat pada kulit dengan pigmen yang dimasukkan melalui tusukan ke lapisan atas kulit.

Baca juga: Komunitas Hijrah di Makassar Layani Hapus Tato Gratis

Tinta tato mengandung unsur-unsur beracun seperti kobalt, aluminium, sulfida merkuri, timbal, kadmium, kromium, nikel, titanium, dan zat lainnya.

Dari sisi medis perilaku menato tubuh memiliki dampak yang cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Islam dengan tegas melarang umatnya memakai tato. Seperti tercantum dalam hadist berikut:

نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَثَمَنِ الدَّمِ وَنَهَى عَنْ الْوَاشِمَةِ وَالْمَوْشُومَةِ وَآكِلِ الرِّبَا وَمُوكِلِهِ وَلَعَنَ الْمُصَوِّرَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang jual beli anjing dan jual beli darah, dan melarang orang yang mentato dan yang ditato dan pemakan riba, serta melaknat orang yang menggambar.” (HR. Al-Bukhari)

Sementara tindik badan adalah membuat lubang di bagian tubuh selain telinga untuk memasukkan cincin atau perhiasan dan sebagainya.

Selain menato tubuh, Islam juga melarang umat Muslim melakukan tindik atau piercing. Terlebih menindik telinga dilakukan oleh laki-laki, karena berhias bukan sifat identiknya.

Baca juga: Aman Menghilangkan Tato Pakai Laser

Ibu Abidin menjelaskan,

ثقب الأذن لتعليق القرط مِن زِينَةِ النساء, فلا يحل للذكور

“Menindik telinga untuk tempat anting adalah perhiasan bagi wanita dan tidak halal bagi laki-laki.” [Raddul Muhtar, 27/81].

Tindik atau piercing yang dilakukan bukan di tempat yang layak seperti di alis, di lidah, di pusar bahkan di daerah intim.

Menurut para ahli, peralatan yang digunakan dalam tindik dan tato, jika terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi, dapat meningkatkan risiko penularan HIV dan Hepatitis B dan C.

Baca juga: Sikap Iffah, Pentingnya Menjaga Pandangan dari Hal yang Diharamkan

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)