Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pengertian Nafkah, Ikhtiar untuk Mencukupi Kebutuhan Keluarga

mahmuda attar hussein Rabu, 24 Agustus 2022 - 11:30 WIB
Pengertian Nafkah, Ikhtiar untuk Mencukupi Kebutuhan Keluarga
Pengertian nafkah keluarga. (Foto: Pixabay).
LANGIT7.ID, Jakarta - Nafkah berarti rezeki yang diikhtiarkan untuk keluarga. Bekerja untuk mencari nafkah merupakan kewajiban seorang suami sebagai kepala rumah tangga, bukan istri.

Penceramah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, tidak semua pekerjaan itu sifatnya nafkah. Sebab perempuan juga boleh beraktivitas mendapatkan uang, tapi bukan untuk menafkahi keluarga.

"Memenuhi kebutuhan nafkah adalah tugas seorang suami. Sementara istri tidak memiliki tanggung jawab dalam urusan pencarian nafkah," kata Ustadz Adi Hidayat dalam kutipan ceramahnya, Rabu (24/8/2022).

Sementara istri bertugas mengelola nafkah dari suami untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Termasuk juga untuk urusan sandang, pangan dan papan keluarga.

Baca Juga: 2 Syarat Istri Dibolehkan Bekerja, Bukan Cari Nafkah

Dia menambahkan, rezeki sebagai nafkah yang didapatkan suami dari kerjanya akan dicukupkan oleh Allah SWT untuk segala kebutuhan rumah tangga.

Sebaliknya, istri yang bekerja sebagai nafkah, maka sebanyak apa pun yang didapatkan tak akan pernah terasa cukup. Tapi bukan berarti istri dilarang bekerja, apalagi berkarier di kantor.

"Perempuan tetap diizinkan kerja sepanjang tidak masuk ke dalam ranah atau bagian tugas laki-laki," tambahnya.

Istri membantu suami untuk menambah penghasilan keluarga diperbolehkan. Namun, tetap dalam batasan dan tidak dijadikan sebagai pencarian nafkah oleh istri.

"Sebab dikhawatirkan nanti pada akhirnya akan hitung-hitungan soal harta dalam rumah tangga," ujar dia.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)