LANGIT7.ID, Jakarta - Cendekiawan Muslim
Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun, mengungkapkan, menjadi bangsa Indonesia merupakan perintah dari Allah Ta'ala. Itu berdasarkan Surah Al Hujurat ayat 13 yang menyebut Allah Ta'ala menciptakan manusia bersuku-suku atau berbangsa-bangsa.
"Kita menjadi bangsa Indonesia itu perintah Allah. Itu syariat. Siapa yang nyuruh orang tuamu jadi orang Indonesia? Kita lahir di Tanah Indonesia. Siapa yang punya Tanah Indonesia? Siapa yang memutuskan kita lahir di tanah ini? berarti kita wajib nasionalis," kata
Cak Nun dalam Panggung Sinau Bareng Cak Nun di Masjid At-Taufik, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kewajiban merawat dan mencintai Indonesia tidak bertentangan dengan Islam. Justru, itu merupakan legitimasi dari cara berpikir Islam. Islam menciptakan hamba-Nya berbangsa-bangsa, maka setiap manusia wajib mencintai bangsa masing-masing.
Baca Juga: Orang Religius Tak Nasionalis, Ustadz Wijayanto: Salah Besar!
"Anda itu diperintah Allah untuk menjadi bangsa Indonesia, jadi anda harus cinta Indonesia, merawat Indonesia, dan merawat Indonesia. Semua partai, semua ormas, semua kelompok apapun, harus mengabdi kepada kesatuan Indonesia," kata penggagas Majelis Masyarakat Maiyah tersebut.
Dia menjelaskan, modal utama kebangsaan adalah syarah. Syarah merupakan singkatan dar suku, agama, dan ras. Syarah merupakan potensi untuk membangun Indonesia sekaligus menjadi modal utama.
"Allah kasih suku-suku bermacam-macam. Orang Madura beda sama orang Bali, beda sama orang Bandar, beda sama orang Tolaki. masing-masing suku itu memberikan sumbangan yang luar biasa kepada Indonesia," tuturnya.
Maka itu, kata dia, pemerintah perlu melihat potensi tersebut untuk memperkuat persatuan dan kesatuan Indonesia. Di sisi lain, setiap suku di Indonesia sudah memberikan sumbangsih besar kepada bangsa Indonesia. Agama pun demikian, seperti umat Islam memberi sumbangsih besar untuk Indonesia.
Baca Juga: Sejarawan: Jihad Fisabilillah adalah Nasionalisme Islam Melawan Penjajah
"Kalau Indonesia mau jaya, hargailah semua suku-suku. Minta kepada semua suku untuk menyumbang ke Indonesia. Sumbangan Islam pada Pancasila ada berapa kita, adil, adab, rakyat, hikmah, kebijaksanaan, musyawarah, wakil. Jadi, jangan musuhi Islam, wong dia nyumbang kamu kok," ungkap Cak Nun.
(jqf)