LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mengembangkan wisata halal yang ada di Indonesia. Hal ini sebagai bentuk mendukung konsep #BerwisataDiIndonesiaAja yang tengah digaungkan Kemenparekraf.
Menparekraf Sandiaga Uno, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata halal. Apalagi, Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan halal tourism. Alasannya karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dan juga destinasi wisata yang beraneka ragam," ujarnya, Senin (9/8/).
Sandiaga juga menjelaskan bahwa pihaknya memiliki 5 daerah yang diandalkan untuk wisata halal. Mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, dan DKI Jakarta.
Baca juga:
Menparekraf Pastikan Pengembangan DSP Labuan Bajo Sesuai Prinsip Wisata Berkelanjutan"Empat dari lima daerah yang saya sebutkan ini menjadi unggulan kami dalam pengembangan wisata halal. Karena Aceh, Sumbar, NTB dan DKI Jakarta berhasil meraih penghargaan dalam ajang World Halal Tourism Award 2016," katanya.
"Sementara Kepulauan riau juga punya potensi destinasi pariwisata halal yang dilengkapi dengan berbagai destinasi berbasis moslem friendly tourism. Salah satu yang sering dijadikan tujuan wisata umat muslim adalah Masjid Sultan Kepulauan Riau di Pulau Penyengat," lanjutnya.
Sebelumnya, Sandiaga menyebut potensi Indonesia dalam mengembangkan pariwisata halal sangat besar, yaitu mencapai USD1,6 triliun. Hal tersebut tentunya membuka peluang bagi industri global pariwisata untuk memberikan kebutuhan yang berkualitas bagi wisatawan muslim.
(sof)