LANGIT7.ID, Jakarta - Ada dialog yang terjadi antara Allah dan hamba-Nya dalam
surat Al-Fatihah. Karena itulah umat dianjurkan membaca ayat-ayat Al Quran tersebut dengan khusyuk.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, dalam hadis qudsi disebutkan bahwasannya barangsiapa membaca Al-Fatihah secara benar dalam salatnya. Maka seketika hajat apa pun yang diminta hamba-Nya akan diberikan.
Adapun dialog antar hamba dengan sang Pencipta dalam surat Al-Fatihah itu sebagai berikut:
Baca Juga: Keistimewaan Al Fatihah sebagai Surah Pembuka di Dalam Al QuranHadis dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, Allah berfirman, “Saya membagi shalat antara diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua. Untuk hamba-Ku apa yang dia minta.
Apabila hamba-Ku membaca, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.” Allah Ta’ala berfirman, “Hamba-Ku memuji-Ku.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Ar-rahmanir Rahiim.” Allah Ta’ala berfirman, “Hamba-Ku mengulangi pujian untuk-Ku.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Maaliki yaumid diin.” Allah berfirman, “Hamba-Ku mengagungkan-Ku.” Dalam riwayat lain, “Hamba-Ku telah menyerahkan urusannya kepada-Ku.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’in.” Allah Ta’ala berfirman, “Ini antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku sesuai apa yang dia minta.”
Apabila hamba-Ku membaca, “Ihdinas-Shirathal mustaqiim… sampai akhir surat.” Allah Ta’ala berfirman, “Ini milik hamba-Ku dan untuk hamba-Ku sesuai yang dia minta.” (HR. Ahmad dan Muslim).
Untuk itu, dai yang akrab disapa UAH ini mengingatkan agar kaum muslimin dapat menghadirkan suasana sedang dihadapkan oleh Allah dalam setiap salatnya.
"Ini juga tips untuk khusyuk dalam salat, yaitu rasakan saat sebelum salat bahwa kita akan menghadap dan salat kita disaksikan oleh Allah," tambahnya.
(bal)