LANGIT7.ID, Jakarta - Konsumsi
bahan bakar minyak (BBM) kendaraan kadang terasa lebih boros dari biasanya. Hal ini karena akselerasi saat berkendara, seperti kebut-kebutan.
Penyebab
BBM boros tentu harus bisa diantisipasi. Jangan sampai masalah ini malah menyebabkan tekor, apalagi BBM jenis pertalite hingga bio solar naik.
Lantas mengapa konsumsi bensin terasa boros? Berikut penyebabnya, melansir dari Fuel Express, Senin (5/9/2022).
Baca Juga: Tips Hemat Jalan-Jalan saat BBM Naik, Jangan Agresif Berkendara1. Masalah di BanSetiap kendaraan diharusnya menggunakan ban dengan ukuran yang sesuai standar pabrikan. Namun beberapa kendaraan modifikasi terkadang menggunakan ban dengan ukuran tidak sesuai standar dengan dalih penampilan yang lebih keren.
Padahal, ban yang tak sesuai ukuran kendaraan menjadi masalah utama mengapa konsumsi bensin boros. Gaya gesek pada ban dan berat akan bertambah. Otomatis akselerasi kendaraan akan terhambat dan menjadi boros bensin.
Selain itu, ban yang kempes juga menjadi salah satu penyebab boros bensin. Daya putar dan beban kendaraan tidak seimbang sehingga menyebabkan mesin bekerja keras dan mengonsumsi banyak BBM.
2. Pemanasan BerlebihanSebelum kendaraan dikendarai pasti akan dipanaskan terlebih dahulu. Idealnya, mesin sudah dalam suhu panas optimal dalam rentang 5 - 10 menit sejak dinyalakan.
Memanaskan kendaraan terlalu lama sejatinya hanya buang-buang bensin. Untuk mengetahui mesin sudah dalam kondisi siap jalan, Anda hanya perlu melihat indikator temperatur mesin. Bila normal, jarum akan perlahan naik ke posisi tengah.
3. Terlalu Keras saat Menekan GasPenyebab lainnya kendaraan terasa boros BBM adalah karena Anda terlalu keras menggunakan gas saat pertama kali. Semakin keras Anda menekan gas, kian banyak bahan bakar yang dikonsumsi kendaraan dalam waktu singkat.
Oleh karena itu, saat awal kendaraan ingin dijalankan, tekan gas secara perlahan agar mobil atau motor tidak boros bensin.
4. Penggunaan BBM yang Tidak TepatPenyebab kendaraan boros bensin selanjutnya ketika Anda menggunakan BBM yang tidak sesuai dengan standar pabrik pada mesin. Umumnya, kualitas dari bahan bakar dengan oktan lebih rendah dari 90 akan lebih boros.
Kendaraan memerlukan bahan bakar dengan oktan tinggi. Hal tersebut dapat menghasilkan tenaga kuat dan bensin tidak akan boros. Jika Anda menggunakan bahan bakar dengan dibawah oktan 90, hal itu dapat menyebabkan pengeluaran bahan bakar akan lebih besar.
(bal)