Kemandirian adalah hal penting untuk diajarkan pada sang buah hati. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi
anak yang tidak memiliki ketergantungan dengan orang lain.
Psikolog Anak, Remaja & Keluarga, Jovita Maria Ferliana menyarankan untuk mengajarkan
kemandirian sejak anak menginjak usia di atas satu tahun. Namun, untuk proses pengajarannya, harus dilakukan secara bertahap, sesuai dengan usia mereka.
"Kata kuncinya adalah dia melakukan hal-hal yang seharusnya dia bisa lakukan sesuai kapasitasnya dan tahap perkembangannya," ujar Jovi kepada Langit7, Rabu (7/9/2022).
Baca juga: 5 Cara Membuat Aktivitas Anak Lebih Produktif, Yuk Dicoba Moms
Usia 1-3 tahun
Untuk tahap ini, Anda bisa mengajarkan
buang air kecil dan besar di
toilet. Kemudian memberikan mereka waktu makan sendiri, lalu ajarkan untuk membereskan mainan sendiri usai digunakan serta mengizinkan mereka menggunakan sesuatu yang diinginkan.
Selain itu, orang tua juga bisa memberikan contoh untuk membersihkan meja jika kotor. Minta si kecil untuk membersihkan barang-barang yang kotor. Terpenting jangan lupa memuji anak saat ia sudah berusaha untuk mencoba mandiri.
Usia 3-5 tahun
Ketika usianya sudah menginjak 3-5 tahun, anak-anak telah mempunyai rasa inisiatif yang lebih tinggi. Sehingga membuat mereka bisa melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang yang usianya lebih di atasnya.
"Misal, menggunakan baju sendiri, dan memakai sendok garpu. Kemudian, mengancingkan baju, membuat makanan sederhana, mengelap air yang tumpah, lalu bisa diberikan tanggung jawab untuk merapikan tempat tidur sendiri, serta menyapu dengan peralatan yang sudah disesuaikan dengan ukuran tubuhnya," kata Jovi.
Baca juga: Selain Konsisten, Ini Cara Buat Batasan Sehat pada Anak
Usia 5-7 tahun
Di usia 5-7 tahun, Pendiri Little Shine Daycare & Preschool itu menganjurkan untuk mulai mengajarkan manajemen waktu dan konsekuensi serta risiko, sebab ini adalah usia sekolah.
"Contohnya, ajarkan untuk memakai sepatu bertali sendiri, menggunakan pisau untuk memotong makanan yang lembut. Kemudian ajarkan anak keterampilan berkomunikasi, jaga kesehatan diri, keselamatan diri, lalu mencuci barang-barang sederhana seperti mencuci sepeda ketika dia sudah pakai,"tuturnya.
"Kemudian, bisa juga diajarkan untuk menyiapkan alat-alat belajarnya, mengupas sayur dan buah dengan pisau yang ukurannya untuk anak-anak dan tidak terlalu tajam. Ajarkan juga nilai mata uang, sehingga dia bisa belanja kecil-kecilan di lingkungan yang memang nyaman dan aman buat dia," pungkas Jovi.
Baca juga: Catat, Ini Pertolongan Pertama Saat Anak Tantrum di Ruang Publik(est)