Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Catat, Ini Pertolongan Pertama Saat Anak Tantrum di Ruang Publik

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 25 Agustus 2022 - 16:45 WIB
Catat, Ini Pertolongan Pertama Saat Anak Tantrum di Ruang Publik
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Perilaku tantrum yang terjadi pada anak saat sedang berada di ruang publik, tentu meresahkan. Baik bagi orang yang ada di sekitar tempat itu atau Anda sendiri sebagai orang tua.

Saat menghadapi situasi ini, apa yang sebaiknya dilakukan orang tua sebagai bentuk pertolongan pertama?

Praktisi Anak Usia Dini, Gianti Amanda mengatakan ada empat pertolongan pertama yang sebaiknya dilakukan orang tua ketika anak mengalami tantrum.

Baca juga: Fery Baswedan: Tantrum Bagian dari Proses Pengenalan Diri Anak


Pastikan anak aman


Dia menjelaskan, ketika anak mengalami tantrum, terlebih saat di ruang publik yang harus dilakukan orang tua adalah bawa mereka ke tempat yang aman.

Artinya, jauhi anak dari hal-hal yang mengundang sorotan publik seperti berguling-guling di lantai dan lainnya.

"Jangan biarkan anak guling-guling, kita harus angkat dan bawa ke tempat yang aman," kata Gianti dalam webinar virtual yang diikuti Langit7.


Jangan berikan gawai


Gianti mengakui gawai adalah pertolongan paling cepat saat anak lagi rewel, tetapi hal tersebut tidak baik dilakukan. Alih-alih memberikan gadget, ia menyarankan untuk ajak anak berbicara atau membiarkan mereka tenang terlebih dahulu.

"Usahakan tidak menggunakan gadget. Sudah ada penelitian juga bahwa gadget itu memang pertolongan paling cepat, tapi bisa menjadi seperti bom waktu yang akan menimbulkan masalah di kemudian hari," ucapnya.

Baca juga: Biasa Terjadi pada Anak-Anak, Bisakah Tantrum Berlanjut hingga Dewasa?


Tetap bersama


Ketika sudah merasa posisi anak aman, maka tugas orang tua selanjutnya adalah menemani mereka hingga tantrum mereda.

"Harus ingat, orang tua harus tetap di situ dengan catatan tidak main handphone. Sebab anak juga tahu meskipun tubuh kita sama mereka tetapi pikirannya tidak. Mereka akan semakin rewel pastinya," tutur Gianti.


Ajak berbicara dengan suara pelan


Gianti berkata, terkadang anak-anak lebih mendengar ketika orang tua berbicara dengan suara yang berbisik atau pelan. Jika misalnya Anda teriak, anak juga tambah menjadi-jadi.

Baca juga: Anak Tantrum, Fery Baswedan: Orang Tua Harus Pahami Emosi Buah Hati

"Nanti kalau anak tenang kita ajak berbicara dengan suara yang lembut. Ketika mereka sudah merasa tenang baru ajak mereka untuk apa yang mereka inginkan, misalnya ajak kasih opsi ajak bermain, ajak makan atau apapun itu," pungkasnya.

Hal ini dilakukan, sebab tantrum memiliki grafik, yang jika tiba saatnya maka ia akan turun. Meskipun terkadang bisa kembali, menurut Gianti itu merupakan situasi yang wajar.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)