LANGIT7.ID, Jakarta - Terlewat
sarapan pagi mungkin sudah dianggap biasa oleh sebagian orang. Namun jangan sampai mengabaikan makan siang, karena dampaknya nanti kekurangan nutrisi.
Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Jen Bruning menjelaskan, melewatkan
makan siang juga tidak boleh dilakukan. Sebab, akan terjadi kesalahan asupan gizi pada tubuh.
"Sarapan dan makan siang sama pentingnya bagi tubuh, terutama untuk mendapatkan gizi dan energi yang cukup dalam menjalani aktivitas," jelas dia seperti dilansir
Huffpost, Kamis (15/9/2022).
Baca Juga: Kebiasaan Tidak Sarapan Berisiko Lambung Kosong hingga StresKetika melewati sarapan atau makan siang, tubuh akan kesulitan untuk mendapatkan asupan nutrisi. Padahal, makan siang akan membantu tubuh mendapatkan nutrisi untuk melanjutkan aktivitas.
Penelitian menunjukkan, orang yang beristirahat makan siang setiap hari dilaporkan memiliki kepuasan kerja dan produktivitas lebih tinggi. Terlebih, makan siang juga baik untuk mengatur pola makan, metabolisme, dan suasana hati.
"Bila melewatkan makan siang telah menjadi kebiasaan, tubuh akan mendapati asupan bahan bakar lebih rendah, dan itu merugikan kesehatan. Akibatnya adalah penurunan metabolisme dari waktu ke waktu, dan peningkatan risiko kekurangan nutrisi," jelasnya.
Bahkan, lanjut Burning, tidak cukup makan juga akan menyebabkan penurunan energi sepanjang hari. Hal ini dapat mempengaruhi suasana hati, produktivitas, dan konsentrasi.
“Saya tidak menganjurkan untuk melewatkan makan secara teratur. Bahkan makan malam dalam jumlah kecil bisa memberi tambahan energi terakhir, sehingga tubuh dapat recovery lebih baik saat tidur," tambahnya.
(bal)