LANGIT7.ID - , Jakarta - Hukum
salat adalah fardhu ain, artinya wajib dikerjakan dan tidak boleh diwakilkan. Selama napas masih berhembus, muslim berusia baligh wajib untuk mendirikan salat. Salat dikerjakan dalam lima waktu berbeda yaitu, subuh, zuhur, ashar, maghrib, dan isya.
Salat yang seringkali ditinggalkan umat Islam adalah waktu subuh, karena sulit
bangun pagi.
Habib Ahmad bin Hasan Alaydrus menyarankan untuk membaca surat Al-Kahfi ayat 110 ketika kesulitan bangun untuk
salat tahajud maupun subuh.
Baca juga: Mengapa Tidur Setelah Subuh Dilarang? Begini Penjelasannyaقُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰٓى اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ رَبِّهٖ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَّلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖ اَحَدًا ࣖ
"Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
Dia menyarankan untuk
berwudhu terlebih dulu dan membaca ayat tersebut
sebelum tidur.
"Ambil air wudhu, kemudian baca satu ayat saja. Lalu tidur, nanti niatkan mau bangun jam berapa. Insya Allah dengan izin Allah kita akan terbangun sesuai dengan niat yang diberikan," kata Habib Ahmad dikutip dari YouTube Habib Ahmad Bin Hasan Alaydrus, Jumat (16/9/2022).
Baca juga: Keistimewaan Sedekah Subuh di Hari Jumat, Waktu Terbaik BeramalKemudian setelah bangun, lanjut Habib Ahmad,
bacalah salawat tiga kali, lalu pergi berwudhu dan laksanakan salat.
"Karena kalau bangun tidur ada godaan yang setan sangat besar sehingga membuat kita ingin tidur kembali ketika baru bangun tidur," tandasnya.
(est)