LANGIT7.ID, Jakarta - Ada keistimewaan
sedekah subuh yang jarang diketahui umat Islam. Amalan ini sangat baik bila dilakukan di
hari Jumat, momen paling agung dalam sepekan.
Waktu terbaik untuk
bersedekah di antaranya setelah Subuh. Sebab langsung didoakan malaikat agar
rezekinya lancar, sebagaimana hadist Nabi SAW.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: "Tiap awal pagi ketika matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Kemudian salah satu dari malaikat berkata, 'Ya Allah, berilah karunia kepada orang yang menginfakkan hartanya. Beri ganti pada mereka yang membelanjakan harta mereka karena Allah'. Sementara malaikat yang lainnya berkata, 'Ya Allah, binasakanlah mereka yang bakhil (pelit)'," (HR Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Keajaiban Sedekah Subuh, Ini Tata Cara Beramal meski dari RumahSelain itu ada doa untuk membuka pintu rezeki dalam dzikir pagi petang. Yakni membaca,
"Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyibaa, wa 'amalan mutaqobbalaa."Artinya: Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik). (HR. Ibnu Majah, dan Ahmad).
Sedekah subuh di hari Jumat tentu merupakan amalan baik. Sebab Jumat yang disebut juga sebagai Sayyidul Ayyam ini lebih agung dari Lebaran Idul Fitri sekalipun.
Dari Abu Lubanah Al Badri, Rasulullah bersabda, "Penghulunya hari-hari yakni hari Jumat, dan hari Jumat juga merupakan hari yang paling agung di sisi Allah. Dan lebih Agung di sisi Allah dari pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha." (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Dalam hadits tersebut, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menguraikan beberapa peristiwa mulia yang terjadi pada hari Jumat. Allah menciptakan Adam alaihissalam pada hari Jumat.
Kemudian, pada hari itu pula Allah menurunkan Adam ke bumi untuk menunaikan perannya sebagai khalifah fil ardh. Pada hari yang mulia ini pula Nabi Adam wafat.
"Pada hari Jumat juga terdapat waktu yang tidak ada seorang hamba pun apabila meminta kepada Allah kecuali Allah akan memberikan kepadanya (mengabulkan doanya-red), selama ia tidak meminta sesuatu yang haram," kata Rasulullah.
(bal)