LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan RI (Menkes)
Budi Gunadi Sadikin menyampaikan. Transformasi Organisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) manjadi salah satu fondasi dari enam pilar transformasi kesehatan.
Budi menilai, Kemenkes perlu untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusi (SDM) Kemenkes. Sehingga menurutnya, transfomasi organisasi ini harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita sedang melakukan 6 pilar transformasi kesehatan. Tapi sebenarnya yang paling penting ada pilar ke-7 yaitu Transformasi Organisasi Kementerian Kesehatan sendiri,” ujar Budi dalm keterangannya dikutip Jum'at (16/9/2022).
Baca juga: Data Vaksin Diduga Bocor, Kemenkes Diminta Lakukan PenangananLebih lanjut, Budi mengatakan tranformasi dilakukan melalui perubahan pada budaya SDM Kemenkes lewat proses yang berkelanjutan.
Transformasi organisasi Kemenkes dilakukan mulai dari pimpinan hingga ke bawah. Transformasi ini diimplementasikan dengan memastikan adanya agent of change, menentukan budaya kerja yang baik, serta mengadakan reward–punishment yang jelas. Sehingga reward diberikan tepat dan berprestasi.
“Kita mesti berkomunikasi yang baik dengan rekan kerja. Kita bisa melayani bukan dilayani, bekerja inovatif, jangan menunda pekerjaan, dan bekerja dengan hati,” tutur Menkes.
Menurut Budi, ketika transformasi internal dilakukan dengan benar, lingkungan dan budaya dijaga, maka transformasi kesehatan Indonesia akan berhasil dicapai.
Baca juga: Kemenkes Masih Menghadapi Persoalan SDM Kesehatan“Saya berharap Kemenkes ke depannya menjadi organisasi yang lebih baik. Ini adalah awal dari jalan panjangnya kita," tegasnya.
Budi juga menyakini bahwa ke depan dirinya pasti akan bisa menyaksikan keberhasilan Kementerian Kesehatan sebagai hasil dari budaya kerja yang baik.
(sof)