Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

3 Akar Masalah Kekerasan di Sekolah, Nomor 2 Paling Dominan

mahmuda attar hussein Ahad, 18 September 2022 - 18:30 WIB
3 Akar Masalah Kekerasan di Sekolah, Nomor 2 Paling Dominan
Ilustrasi kekerasan di sekolah. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 akar masalah penyebab terjadinya kekerasan di sekolah. Hal ini mesti diperhatikan agar tidak ada lagi korban, apalagi sampai meninggal dunia.

Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Aly Aulia menyebutkan, saat ini lembaga pendidikan pondok pesantren tengah mendapat sorotan karena adanya santri meninggal diduga akibat kekerasan.

"Hal itu akibat pergeseran budaya, pergeseran nilai, dan perubahan konsep pendidikan. Untuk itu, dia mengingatkan agar para pengampu pendidikan lebih adaptif," kata dia dilansir laman Muhammadiyah, dikutip Ahad (18/9/2022).

Setidaknya, lanjut dia, ada 3 akar masalah kekerasan yang kerap terjadi di institusi pendidikan. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Kak Seto Ungkap Penyebab Kekerasan di Sekolah Terus Membudaya

1. Guru

Dia mengungkapkan, kekerasan bisa terjadi bila para pengajar tidak terlalu cukup pengetahuan dan wawasan terkait perlindungan.

Termasuk adanya masalah psikologis dari para tenaga pengajar, seperti tekanan kerja, masalah rumah tangga, dan lain sebagainya. Hal inilah yang juga berpotensi mengarah pada tindakan kekerasan.

2. Siswa

Kekerasan juga bisa terjadi karena adanya perasaan superior atau inferior yang memancing siswa/santri lain melakukan kekerasan. Sangat mungkin, pelaku melampiaskan kekerasan akibat dari kejadian yang pernah diterimanya.

"Jadi seperti pembalasan dendam atau ingin mendapat perhatian dari orang-orang di sekitarnya," katanya.

Menurutnya, kekerasan dari sisi siswa inilah yang paling dominan. Sebab mereka intens melakukan komunikasi satu sama lain, sehingga sangat potensial terjadi kekerasan.

"Karena mereka hidup bareng, di kelas bareng, di kamar bareng, di mana-mana bareng. Ini menunjukkan nanti mana siswa yang berkuasa, mana yang tidak,” ungkap Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta ini.

3. Lingkungan dan keluarga

Kekerasan juga dapat diakibatkan lantaran adanya budaya kekerasan yang terjadi di lingkungan dan keluarganya. Selain itu, akses informasi dari media yang bersifat provokatif juga berpotensi untuk ditiru.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)