LANGIT7.ID, Jakarta - Pelaksanaan kegiatan Praja Muda Karana (Pramuka) di lingkungan sekolah terbukti mampu membangun karakter. Tidak hanya itu, Pramuka juga menumbuhkan nilai-nilai kebersamaa, peremanan, dan kemanusiaan.
Di era 90-an atau 2000-an awal, beberapa sekolah dasar (SD) mewajibkan para siswa mengikuti Pramuka. Sedangkan di tingkat pertama dan atas, Pramuka dijadikan opsi ekstrakurikuler (ekskul).
Baca Juga: Sejarah Pramuka, Kecerdikan Haji Agus Salim Siasati Aturan BelandaSaat duduk di bangku sekolah, kita sering menganggap sepele Pramuka hanya sebagai kegiatan menyita waktu karena harus berkumpul melakukan pelatihan di bawah terik matahari. Ternyata, Pramuka lebih dari sekadar kewajiban ekskul, melainkan kaya manfaat bagi para siswa bahkan hingga ke luar sekolah dan kehidupan sehari-hari.
Pramuka secara harfiah bermakna jiwa muda yang suka berkarya. Pramuka sejatinya wadah berkreasi anak muda dalam membentuk karakter, tanggung jawab, dan pengembangan diri.
Anggota Pramuka Pandega Tingkat Nasional masa bakti 2018-2023 yang juga Purna Dewan Kerja Pramuka Penegak Riski Dwi Amanda meluangkan waktu berbagi cerita dengan Redaksi Langit7.id. Dia bercerita tentang peran Pramuka bagi anak muda dalam menjalin pertemanan dan kekompakkan.
Manfaat mengikuti Pramuka secara pertemananYang paling istimewa manfaat dari ikut Pramuka tentunya memiliki banyak teman, apalgi Pramuka merupakan kegiatan atau organisasi dengan anggota terbanyak di dunia. Jaringannya sangat luas di Indonesia bahkan Luar Negeri. Terlebih pertemanan sesama anggota Gerakan Pramuka layaknya saudara sehingga relasi yang terjalin yang solid dan loyal.
Anak Pramuka dikenal solid, di era pandemi saat ini apa yang dilakukanDo something. Pramuka mempunyai jaringan yang luas dan dapat masuk ke lapisan masyarakat manapun dalam membantu. Sesama anggota Pramuka yang solid dalam proses penggalangan dana melalui pendekatan kegiatan kepramukaan. Semua yang dilakukan merupakan kesadaran akan kepedulian untuk membantu sesama.
Bagaimana sesama anggota Pramuka menjaga kekompakan di tengah kesibukkan masing-masing dan pandemiPada saat ini kita dimudahkan dengan adanya media sosial, walaupun tidak bertemu namun tetap komunikasi intens dan saling memberi kabar. Kenapa bisa kompak dan solid, karena kita pernah merasakan susah dan senang bersama, membuat keputusan secara bersama, dari situlah terbentuk karakter yang solid dan respek sesama teman. Komunikasi kalau satu frekuensi biasanya nyaman, sebagai teman yang baik harus bisa saling menguatkan dan mengingatkan.
Pengalaman sekaligus keuntungan dari mengikuti Pramuka dalam kehidupan sehari-hariMuara dari pendidikan di gerakan Pramuka, yakni pembentukan karakter dan dapat berguna di masyarakat. Saya merasa bersyukur berproses di gerakan Pramuka karena membentuk karakter saya yang siap untuk ikut serta di masyarakat.
Sejak 2018 saya banyak dilibatkan dalam kegiatan di lingkungan RT. Kepercayaan yang diberikan kepada saya dari pengurus RT merupakan tantangan tersendiri karena ini merupakan proses pembuktian dari pendidikan di gerakan Pramuka yang sudah saya tekuni sejak 2007 (Penggalang) dapat berguna di masyarakat. Selain di lingkungan masyarakat saya juga aktif di komunitas luar gerakan Pramuka dan berteman dengan orang baru serta banyak belajar dari pertemanan yang sudah terjalin lama.
Apa peran Pramuka di masyarakat selama masa pandemiPeran Pramuka selama Pandemi Covid 19 banyak dan bervariatif tetapi yang pasti setiap anggota Pramuka mengikuti anjuran Pemerintah untuk patuh terhadap Protokol Kesehatan. Kemudian aksi bakti masyarakat selama pandemi covid 19 dalam rangka memutus rantai penyebaran virus dengan ikut serta dalam penyemprotan desinfektan di lingkungan atau zona tertentu, membantu dalam pengumpulan dana dan distribusi bantuan kepada masyarakat.
(asf)