Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home sosok muslim detail berita

Tak Hanya Ning Imaz, Ini Para Ustadzah Hebat Putri Kiai Lirboyo

Muhajirin Kamis, 22 September 2022 - 18:30 WIB
Tak Hanya Ning Imaz, Ini Para Ustadzah Hebat Putri Kiai Lirboyo
Para Ustadzah Putra Kiai Lirboyo (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Belakangan, ramai nama Imaz Fatimatuz Zahra (Ning Imaz) menjadi perbincangan setelah mendapat hinaan dari pegiat media sosial Eko Kuntadhi. Namun, Ning Imaz berbesar hati memaafkan Eko dan tidak membawa perkara tersebut ke ranah hukum.

Selain Ning Imaz, ada putri Kiai dari Pesantren Lirboyo lain yang juga merupakan seorang alim dan mengajarkan Islam sebagai ustadzah. Berikut profil para Ning putria Kiai Lirboyo yang berpotensi menjadi calon ulama perempuan:

1. Ning Imaz

Tak Hanya Ning Imaz, Ini Para Ustadzah Hebat Putri Kiai Lirboyo


Ning Imaz lahir pada 1985 dengan nama lengkap Imaz Fatimatuz Zahra. Dia merupakan putri dari pasangan KH Abdul Khaliq Ridwan dan Nyai Hj Eeng Sukaenah. Keduanya merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Ning Imaz menggeluti fikih sejak di bangku madrasah tsanawiyah dan berstatus sebagai penghafal Al-Qur'an alias hafizah. Perempuan berusia 25 tahun itu menyasar anak muda dalam berdakwah serta menggunakan sejumlah media sosial untuk membahas ajaran-ajaran Islam.

Baca Juga: Gus Nadir Angkat Bicara soal Dugaan Ujaran Kebencian ke Ustazah Imas

Ning Imaz juga menjadi pengisi kajian 'Suara Muslimah' di kanal YouTube, dan banyak membahas ajaran agama yang berkaitan dengan perempuan. Dia juga masih terus memperdalam ilmu Islam serta tengah menyelesaikan pendidikan di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri.

Ning Imaz juga memiliki hubungan keluarga dengan Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampasy, cucu dari pengarang Kitab Siraj ath-Thalibin. Ning Imaz telah menikah dengan Rifqi Muslim Suyuti. Pria yang akrab disapa Gus Rifqi itu adalah pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu Kendal

2. Ning Sheila Hasina

Tak Hanya Ning Imaz, Ini Para Ustadzah Hebat Putri Kiai Lirboyo


Ning Sheila Hasina merupakan Putri dari KH. Hasan Syukri Zamzami Mahrus dan Bu Nyai Hj. Hannah Zamzami. Dia sudah menikah Gus H. Ahmad Kafabihi Lirboyo yang merupakan putra dari KH Abdullah Kafabihi Mahrus Lirboyo dan Bu Nyai Azzah Noor Laila.

Nasab Gus Ahmad dan Ning Sheila bertemu di KH. Mahrus Aly, kakek keduanya. KH Mahrus Aly memiliki putra bernama KH Imam Yahya Mahrus, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH AHS. Zamzami Mahrus dan KH An’im Falahuddin Mahrus.

Ning Sheila salah satu putri terbaik Pesantren Lirboyo. Itulah yang ditulis oleh Abdullah Faizin dalam akun Facebook nya. Ning Sheila pernah menyabet Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup.

Ning Sheila sempat viral saat dinobatkan menjadi ratu Ustadzah masa kini. Dia memiliki nasab keilmuan dan riwayat sanad amaliah yang jelas, sehingga mampu menyampaikan hukum agama dengan literasi.

Baca Juga: Nyai Masriyah Amva, Perempuan Progresif Pemimpin Pesantren Tradisional

Sejak kecil, dibesarkan dengan aroma intelektual keagamaan pesantren. Dia saat ini telah menjadi figur ustadzah go publik yang punya kecerdasan luar biasa. Dia sangat detail memilah tafshil dan mencari argumen rasional dan ilmiah. Itu berdasarkan kitab kuning atau turats dari para dan konsiderasi silogisme yang rasional dan kesepakatan bahtsul Masail tingkat tinggi.

3. Ning Hafshah

Tak Hanya Ning Imaz, Ini Para Ustadzah Hebat Putri Kiai Lirboyo


Ning Hafshah al-Ahla merupakan putri Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Abdullah Kafabihi Mahrus. Salah satu kelebihan Ning Hafshah adalah di bidang ilmu Al-Qur'an.

Salah satu konsep dakwahnya adalah mengajak anak muda muslim untuk memahami pentingnya sanad sampai Rasulullah. Sanad adalah rentetan guru yang pernah mengajar Al-Qur'an dan guru tersebut ke atasnya sampai kepada Rasulullah SAW.

Dalam pandangan Ning Hafshah, bacaan hanya dapat dikatakan membaca Al-Qur'an ketika memenuhi tiga syarat.

Baca Juga: Dari Cicit Nabi sampai Guru Imam Syafi'i: Ulama Perempuan dalam Sejarah Islam

Pertama, bacaan harus digurukan kepada guru yang memang memiliki sanad sampai kepada Rasulullah SAW. Kedua, memakai mushaf Rasm Usmani yaitu, mushaf yang dulunya adalah tulisan yang disepakati para sahabat pada saat pemerintahan Khalifah Usman bin Affan.

Ketiga, bacaannya sesuai dengan nahwu sharaf atau kaidah bahasa Arab. Dari situ, menurut Ning Hafshah, seseorang tidak pernah mendapatkan bacaan Al-Qur'an jika tidak mendapatkan guru yang memiliki sanad sampai Rasulullah. Adanya sanad itu akan mempertanggungjawabkan bacaan seseorang di hari kiamat.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)