LANGIT7.ID - , Jakarta - Departemen Makanan dan Kebersihan Lingkungan Hongkong, Center for Foods Safety (CFS) menarik peredaran
Mie Sedaap goreng varian Korean Spicy Chicken karena diduga mengandung
pestisida jenis
etilen oksida dalam produk asal Indonesia ini.
"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk pengujian secara rutin di bawah Program Pengawasan Makanan. Hasil tes menunjukkan sampel mi (Sedaap) paket bumbu dan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida," kata CFS dalam keterangan tertulis di laman resminya, Rabu (28/9/2022).
Baca juga: Ditemukan Kandungan Pestisida, Hong Kong Tarik Mie Sedaap
Lantas apa itu etilen oksida?
Melansir dari Gov UK, etilen oksida merupakan pestisida atau zat kimia yang berfungsi sebagai fumigan. Umumnya, etilen oksida digunakan dalam pembuatan etilen glikol (antibeku), tekstil,
deterjen, pelarut, obat-obatan, perekat, dan lainnya.
Di rumah sakit, etilen oksida digunakan untuk sterilisasi peralatan bedah dan peralatan plastik yang tidak dapat disterilkan dengan uap. Benda lainnya disterilkan dengan etilena oksida termasuk pembalut luka, perangkat aliran lateral dan perangkat khusus yang digunakan di dalam tubuh.
Dampak Etilen Oksida pada Tubuh
Gas yang terkandung pada etilen oksida tidak selalu menyebabkan paparan di lingkungan. Namun jika Anda menghirup, tersentuh, atau mengonsumsi etilen oksida maka dapat menyebabkan efek kesehatan yang merugikan.
Baca juga: Selain Es Krim Haagen-Dazs, Mie Instan Indonesia Juga Mengandung Etilen OksidaMenghirup etilena oksida dapat menyebabkan iritasi pada mata dan hidung, batuk, sensasi terbakar di mulut hingga sesak napas. Dalam kasus yang parah dapat terjadi kerusakan paru-paru.
Etilen oksida juga dapat diserap ke dalam tubuh melalui inhalasi atau kontak kulit yang menyebabkan sakit kepala, sakit perut, koma dan masalah jantung. Kontak kulit juga menyebabkan kemerahan, melepuh, ulserasi dan dermatitis kontak alergi. Sementara jika mengonsumsi etilen oksida cair dapat menyebabkan sakit perut dan nyeri.
Badan Internasional Penelitian Kanker (IARC) mengklasifikasikan etilena oksida sebagai salah satu penyebab kanker pada manusia. Paparan jangka pendek terhadap etilena oksida dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Baca juga: Tahu Lebih Dekat Zat Etilen Oksida Penyebab Es Krim Haagen-Dazs Ditarik(est)