Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Tahu Lebih Dekat Zat Etilen Oksida Penyebab Es Krim Haagen-Dazs Ditarik

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 22 Juli 2022 - 09:02 WIB
Tahu Lebih Dekat Zat Etilen Oksida Penyebab Es Krim Haagen-Dazs Ditarik
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menarik produk es krim rasa vanila merek Haagen-Dazs dari pasaran pada Rabu (20/7/2022). Penarikan tersebut terkait kandungan Etilen Oksida (EtO) yang melebihi batas batas ambang keamanan.

"Badan POM terus memantau proses penarikan oleh importir dan distributor se-Indonesia," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Tanjungpinang, Rai Gunawan dikutip dari Antaranews, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Marak Obat Ilegal Daring, DPR: BPOM Jangan Kalah dengan Sindikat

Produk yang ditarik adalah es krim vanila kemasan pint 473 ml dan mini cup 100 ml, serta kemasan bulk can 9.46 liter yang diimpor dari Prancis.

Merujuk dari situs web untuk pemerintah Inggris atau GOV.UK, etilen oksida merupakan gas yang sangat mudah terbakar dan tidak berwarna dengan bau yang manis.

Etilen oksida digunakan sebagai zat antara kimia dalam produksi berbagai produk termasuk antibeku, deterjen, serat dan botol. Ini juga merupakan salah satu metode sterilisasi yang paling banyak digunakan dalam industri kesehatan.

Perangkat yang disterilkan dengan etilen oksida termasuk pembalut luka, perangkat aliran lateral dan perangkat khusus yang digunakan di dalam tubuh. Di masa lalu, etilen oksida juga digunakan sebagai insektisida.

Bagaimana paparan etilen oksida dapat memengaruhi kesehatan?

Baca juga: Negatif Salmonella, Kinder Joy Diizinkan BPOM Beredar

Kehadiran etilen oksida di lingkungan tidak selalu menyebabkan paparan. Namun, akan menyebabkan kerugian pada kesehatan jika Anda bersentuhan langsung dengannya. Terpapar etilen oksida ada beberapa cara yakni menghirup atau meminum zat tersebut, atau melalui kontak kulit dengannya.

Menghirup etilen oksida dapat menyebabkan iritasi mata dan hidung, batuk, sensasi terbakar di mulut dan sesak napas. Dalam kasus yang parah, kerusakan paru-paru dapat terjadi.

Etilen oksida dapat diserap ke dalam tubuh melalui inhalasi atau kontak kulit yang menyebabkan sakit kepala, sakit perut, fit, koma dan masalah jantung.

Kontak kulit juga menyebabkan kemerahan, melepuh, ulserasi dan dermatitis kontak alergi. Kontak mata dengan etilen oksida dapat menyebabkan iritasi dan peradangan. Kemudian, menelan etilen oksida cair dapat menyebabkan sakit perut dan nyeri.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) telah mengklasifikasikan etilen oksida dapat menyebabkan kanker pada manusia. Paparan jangka pendek terhadap etilen oksida kemungkinan hanya terkait dengan peningkatan risiko kanker yang sangat kecil.

Baca juga: BPOM Setop Peredaran Cokelat Kinder di Indonesia

Selain itu, juga pada kehamilan dan anak yang belum lahir. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa etilen oksida mungkin beracun bagi sistem reproduksi dan anak yang belum lahir.

Jumlah jejak etilen oksida yang tersisa dalam perangkat medis (misalnya perangkat aliran lateral) setelah sterilisasi diperkirakan tidak akan membahayakan anak yang belum lahir atau menjadi racun bagi sistem reproduksi.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)