Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Bagaimana Perempuan Brasil Ini Mengubah Industri Es Krim Indonesia dengan Rasa dan Berpegang Pada Budaya Lokal

tim langit 7 Ahad, 30 Maret 2025 - 22:53 WIB
Bagaimana Perempuan Brasil Ini Mengubah Industri Es Krim Indonesia dengan Rasa dan Berpegang Pada Budaya Lokal
LANGIT7.ID-Bali; Dari sebuah ide menjadi sebuah gerakan, Liza Deubez mendefinisikan ulang makna es krim.

Di industri yang didominasi produksi massal dan rasa buatan, seorang perempuan berani melakukan sesuatu yang berbeda. Liza Deubez, seorang pengusaha asal Brasil, tidak hanya melihat es krim sebagai camilan beku—ia melihat peluang untuk menciptakan sesuatu yang bermakna, berkelanjutan, dan terhubung erat dengan budaya lokal.

Sebagai pendiri Paletas Wey, merek es krim sehat pertama di Indonesia, Liza telah menghabiskan satu dekade terakhir untuk merevolusi industri dengan memadukan bahan-bahan alami, warisan lokal, dan komitmen terhadap keberlanjutan. Kini, di usia Paletas Wey yang ke-10 tahun, ia membawa visi ini lebih jauh dengan meluncurkan Paletas Wey Scoop – Taste of Heritage.

Kisah di Balik "Taste of Heritage"

Ketika Liza memulai Paletas Wey, ia tidak sekadar memperkenalkan alternatif sehat dari es krim tradisional—ia mendefinisikan ulang makna kenikmatan itu sendiri. Merek ini cepat mendapatkan penggemar setia dan menjadi viral berkat penggunaan buah asli, tanpa bahan buatan, dan koneksi budaya yang kuat.

Kini, untuk merayakan satu dekade inovasi, Liza meluncurkan Paletas Wey Scoop, lini es krim baru yang merayakan keragaman Indonesia melalui rasa, tradisi, dan keberlanjutan. Lebih dari sekadar produk, Taste of Heritage adalah penghormatan terhadap tradisi kuliner dan kebanggaan budaya Indonesia.

"Es krim ini bukan sekadar soal rasa," kata Liza. "Setiap sendoknya bercerita, menghubungkan orang dengan tradisi dan kekayaan alam Indonesia."

Rasa yang Bercerita

Koleksi spesial ini menampilkan empat rasa unik, masing-masing terinspirasi dari daerah berbeda di Indonesia. Desain kemasannya bukan sekadar estetika—melainkan penghormatan terhadap tradisi lokal, tarian, dan ekspresi budaya dari daerah asal bahan utamanya.

Setiap cup tidak hanya berisi es krim, tapi juga secuil jiwa Indonesia.

Memberdayakan Petani, Satu Sendok demi Satu Sendok

Sementara kebanyakan merek es krim mengejar tren, Paletas Wey berfokus pada dampak. Setiap sendok mewakili komitmen untuk mendukung petani Indonesia, dengan memastikan mereka mendapat harga adil melalui pembelian bahan langsung dari sumbernya.

Namun, upaya Liza dalam keberlanjutan tidak berhenti di situ. Paletas Wey meluncurkan program penanaman biji inovatif, di mana 40% biji mangga dan alpukat yang digunakan dalam produksi dikumpulkan, ditanam, dan dikembalikan ke petani serta komunitas lokal—secara gratis.

"Inovasi bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru," jelas Liza. "Tapi memastikan apa yang kita ciptakan memberi kembali—untuk manusia, alam, dan budaya yang menginspirasinya."

Melestarikan Warisan Indonesia Melalui Makanan

Dengan peluncuran Paletas Wey Scoop, Liza tidak sekadar menciptakan produk baru—ia menetapkan standar baru di industri makanan. Dengan memadukan rasa autentik, pilihan sehat, dan identitas budaya yang kuat, ia membuktikan bahwa es krim bisa menjadi camilan nikmat sekaligus penuh makna.

Setiap gigitan Paletas Wey Scoop bukan sekadar camilan manis—melainkan penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia yang kaya.

"Kami bermimpi suatu hari Indonesia dikenal bukan hanya karena keindahannya, tapi juga rasanya," tutup Liza.

Bergabunglah dengan Gerakan Ini

Bagi Anda yang percaya bahwa makanan harus memuaskan tubuh dan jiwa, Paletas Wey memimpin jalannya. Baik Anda ekspatriat di Bali yang mencari rasa segar Indonesia, traveler yang mendambakan pengalaman autentik, atau sekadar pencinta cerita di balik setiap sendok—ini adalah undangan untuk menikmati sesuatu yang benar-benar istimewa. (*/saf/indonesiaexpart)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)