Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 30 Mei 2026
home masjid detail berita

Tafsir Surat Fussilat Ayat 34: Membalas Keburukan dengan Kebaikan

redaksi Sabtu, 01 Oktober 2022 - 06:01 WIB
Tafsir Surat Fussilat Ayat 34: Membalas Keburukan dengan Kebaikan
Ilustrasi sikap memaafkan. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Selama hidup, kita tentu banyak berinteraksi dengan orang lain. Namun tak semuanya menyenangkan. Kita pasti pernah merasa kecewa saat menerima hal-hal buruk dari orang lain.

Lalu, bagaimana seharusnya kita bersikap?

Baca juga: Tafsir Surat Al-Ikhlas: Memurnikan Ketauhidan kepada Allah SWT

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Ada isyarat cinta dari seseorang yang berbuat jahat, ketika kita membalas kejahatannya dengan perbuatan baik.

Allah Ta'ala berfirman dalam surat Fussilat ayat 34,

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۗاِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ ( فصّلت : ٣٤)

"Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia."

Menurut tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan bahwa kebaikan yang diridhai Allah dan diberi pahala itu tidak sama dengan keburukan yang dibenci-Nya dan orang yang melakukannya pasti diazab.

Penjelasan dari ayat di atas adalah apabila Sahabat menerima keburukan dari orang lain, apalagi bila mereka adalah kerabat dekat, maka balaslah dengan kebaikan.

Baca juga: Tafsir Surat An-Nas Ayat 1: Manusia Butuh Perlindungan Allah

Dan jika mereka memutus hubungan atau tali silaturahmi, maka sambunglah kembali. Dan, bila mereka berbuat zholim, maka maafkanlah.

Jadilah yang serba pertama, meminta maaf, memaafkan dan segera melupakannya, tiada dendam di hati. Inilah akhlak Nabi SAW sumber kebahagiaan, kerukunan dan persatuan umat untuk meraih kesuksesan dunia akhirat.

Dengan membalas yang lebih baik, maka kita digolongkan menjadi orang-orang yang bertakwa, yaitu yang bisa menahan marah dan mudah memaafkan.

Dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi disediakan Allah SWT untuk kita, seperti dijelaskan dalam surat Ali Imran ayat 133-134. Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Tafsir Surat Al Isra Ayat 7: Teruslah Berbuat Baik

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 30 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)