Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Qonitah Al Jundiah Sebut Sustainable Fashion Keharusan, Bukan Tren

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 07 Oktober 2022 - 14:24 WIB
Qonitah Al Jundiah Sebut Sustainable Fashion Keharusan, Bukan Tren
Blogger dan Muslim Fashion Designer Qonitah Al Jundiah. Foto: Instagram.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Kesadaran masyarakat akan fesyen berkelanjutan mekin meningkat. Hal ini ditandai dengan bermunculannya merek-merek fesyen yang mengusung konsep ramah lingkungan.

Melihat kondisi tersebut akankah sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan dapat menjadi tren?

Blogger dan Muslim Fashion Designer Qonitah Al Jundiah mengatakan sustainable fashion bukan lagi menjadi tren, melainkan sebuah keharusan untuk dilakukan agar manusia dan bumi dapat menjadi lebih baik.

Baca juga: Ternyata Gampang Terapkan Fesyen Berkelanjutan di Rumah

"Sustainable fashion ke depan itu bukan menjadi suatu hal yang tren, melainkan memang sudah harus ke arah situ, baik dari konsumen, produsen bahkan dari teknologinya. Memang sudah harus ke arah situ semua. Ini sebuah keharusan untuk kita ke arah yang lebih baik," ujar Thata sapaan akrabnya pada gelar wicara bertajuk Become a Sustainable and Modest Fashion Figure from Home yang di ikuti LANGIT7.ID beberapa waktu lalu.

Hijabers yang menelurkan produk deterjen ramah lingkungan "Parte Hijab Wash" ini pun menyebutkan tiga aspek penting dalam modest fashion, yakni Tuhan, alam, dan manusia.

Menurut lulusan University of Leeds di London jurusan Fashion, Enterprise & Society itu, jika ketiganya tidak berjalan secara seimbang maka akan terjadi kiris.

Baca juga: 73% Pakaian Berakhir Jadi Limbah, Ini Pentingnya Sustainable Fashion

"Kita harus saling menyeimbangkan itu karena tidak mungkin ada ekonomi yang tumbuh kalau alam tidak tumbuh. Kalau tiga ini tidak seimbang pasti akan ada krisis terjadi, karena kelakuan kita sendiri. Kalau tidak peduli dengan itu, maka kita tidak mendapatkan apa-apa," lanjutnya.

Wanita kelahiran 16 April 1992 ini menekankan bahwa sustainable fashion adalah keharusan untuk bermuamalah, bukan terbatas pada gaya saja. Keberlanjutan inilah yang harus disadari dan dipahami oleh masyarakat.

"Namun semua ini kan balik lagi ke masyarakat, kita tidak bisa menyalahkan siapapun. Memang pada akhirnya ini perjalanan kita bersama, baik brand, customer, influencer-nya hingga pihak pemerintah juga harusnya peduli terhadap bumi kita," tuturnya.

Baca juga: Arkamaya Sembung Usung Konsep Wisata Berkualitas dan Berkelanjutan Lingkungan

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)