LANGIT7.ID - , Jakarta - Kesadaran masyarakat akan
fesyen berkelanjutan mekin meningkat. Hal ini ditandai dengan bermunculannya merek-merek fesyen yang mengusung konsep
ramah lingkungan.
Melihat kondisi tersebut akankah
sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan dapat menjadi tren?
Blogger dan Muslim Fashion Designer
Qonitah Al Jundiah mengatakan
sustainable fashion bukan lagi menjadi tren, melainkan sebuah keharusan untuk dilakukan agar manusia dan bumi dapat menjadi lebih baik.
Baca juga: Ternyata Gampang Terapkan Fesyen Berkelanjutan di Rumah"
Sustainable fashion ke depan itu bukan menjadi suatu hal yang tren, melainkan memang sudah harus ke arah situ, baik dari
konsumen,
produsen bahkan dari teknologinya. Memang sudah harus ke arah situ semua. Ini sebuah keharusan untuk kita ke arah yang lebih baik," ujar Thata sapaan akrabnya pada gelar wicara bertajuk Become a Sustainable and Modest Fashion Figure from Home yang di ikuti
LANGIT7.ID beberapa waktu lalu.
Hijabers yang menelurkan produk deterjen ramah lingkungan "Parte Hijab Wash" ini pun menyebutkan tiga aspek penting dalam
modest fashion, yakni Tuhan, alam, dan manusia.
Menurut lulusan University of Leeds di London jurusan Fashion, Enterprise & Society itu, jika ketiganya tidak berjalan secara seimbang maka akan terjadi kiris.
Baca juga: 73% Pakaian Berakhir Jadi Limbah, Ini Pentingnya Sustainable Fashion"Kita harus saling menyeimbangkan itu karena tidak mungkin ada ekonomi yang tumbuh kalau alam tidak tumbuh. Kalau tiga ini tidak seimbang pasti akan ada krisis terjadi, karena kelakuan kita sendiri. Kalau tidak peduli dengan itu, maka kita tidak mendapatkan apa-apa," lanjutnya.
Wanita kelahiran 16 April 1992 ini menekankan bahwa sustainable fashion adalah keharusan untuk bermuamalah, bukan terbatas pada gaya saja. Keberlanjutan inilah yang harus disadari dan dipahami oleh masyarakat.
"Namun semua ini kan balik lagi ke masyarakat, kita tidak bisa menyalahkan siapapun. Memang pada akhirnya ini perjalanan kita bersama, baik
brand, customer, influencer-nya hingga pihak pemerintah juga harusnya peduli terhadap bumi kita," tuturnya.
Baca juga: Arkamaya Sembung Usung Konsep Wisata Berkualitas dan Berkelanjutan Lingkungan(est)