LANGIT7.ID - , Jakarta - Beberapa tahun terakhir istilah
sustainable fashion atau
fesyen berkelanjutan ramai diperbincangkan masyarakat Indonesia. Konsep ini berkonsentrasi pada produksi fesyen yang aman bagi tubuh yang juga
ramah lingkungan.
Terkait hal itu, Desainer National Chairman of Indonesia Fashion Chamber (IFC),
Ali Charisma membagikan cara menerapkan fesyen berkelanjutan di rumah.
Baca juga: 73% Pakaian Berakhir Jadi Limbah, Ini Pentingnya Sustainable FashionModel basic dan klasik menjadi dasar penataan gaya fesyen berkelanjutan. Menurut Ali, pakaian berwarna basic seperti putih, hitam, dan abu-abu menjadi pilihan warna yang harus dimiliki untuk tampil
sustainable fashion di rumah.
"Semakin basic maka semakin mudah kita tata gayanya. Karena terlalu banyak desainnya yang aneh-aneh akhirnya mau di-
styling tidak cocok. Jadinya tidak dipakai lagi," jelas Ali dalam gelar wicara
Become a Sustainable and Modest Fashion Figure from Home, beberapa waktu lalu.
Dia melanjutkan, memakai pakaian basic dapat membuat tampilan lebih
fashionable sesuai keinginan.
"Dasarnya sudah ada tinggal ditambahkan sentuhan-sentuhan yang kita mau, seperti glamor. Kita bisa cari warna atau aksesoris yang sedikit glamor," imbuhnya.
Baca juga: 7 Jenama Fesyen Muslim Lokal Favorit Para HijabersBerkaitan dengan konsep tersebut, Ali menyarankan untuk tidak terlalu menerapkan higienitas. Sebab, upaya kesehatan ini malah membawa pengaruh buruk pada lingkungan.
Dia mencontohkan kebiasaan mencuci baju yang belum kotor dengan deterjen, yang dianggap tidak ramah lingkungan.
"Apapun yang kita lakukan secara berlebihan itu tidak baik. Jadi kalau sudah waktunya dicuci ya dicuci, tetapi kalau belum pakai lagi saja," pungkas Ali.
Baca juga: Begini Hukum Foto Produk Fesyen dengan Model Muslimah(est)