LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden
Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan dibalik penunjukkan Heru Budi Hartono sebagai penjabat (Pj) Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan. Jokowi mengaku sudah lama mengenal sosok Heru yang memiliki
track record di pemerintahan Jakarta.
"Saya kan sudah kenal Pak Heru lama sekali sejak jadi apa Wali Kota di DKI. Kemudian waktu memegang badan keuangan," kata Jokowi di Istana Negaram Jakarta Pusat, Senin (10/10/2022).
Baca Juga: Heru Budi jadi Pj Gubernur DKI, Anies Siap Dukung TotalSelain itu, Jokowi mengatakan rekam jejak Heru di
DKI Jakarta sudah terbukti. "Saya tahu betul rekam jejak (Heru) secara bekerja, kapasitas, kemampuan. Saya tahu semuanya," ucap Jokowi.
Seperti diketahui, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres)
Heru Budi Hartono ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan. Keputusan itu disampaikan melalui Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Jokowi pada Jumat (7/10) lalu.
Baca Juga: Masa Jabatan Segera Berakhir, Anies: Saya Mohon PamitNama Heru memang tidak asing lagi di DKI Jakarta. Dikutip dari laman Jakarta.go.id, Heru pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Jakarta Utara pada 2008. Heru juga pernah menjadi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro KDH dan KLN) pada 2013.
Namanya kian melejit setelah ditunjuk Gubernur DKI saat itu, Jokowi, sebagai Wali Kota Jakarta Utara pada 2014. Di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Heru Budi menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta.
Baca Jgua:
DPR Tegaskan Pj Gubernur Tak Boleh Rangkap Jabatan
Pj Gubernur DKI Diharapkan Mampu Tingkatkan Kontribusi Ekonomi(asf)