LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap orang tua memimpikan anak tumbuh dengan optimal terutama pada mentalnya, sehingga mereka dapat berkembang menjadi anak yang berprestasi.
Menurut dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater), dr Pangeran Ericson Arthur Siahaan jika orang tua menginginkan
perkembangan anak optimal terutama pada kesehatan mentalnya, maka mereka wajib hadir dalam kehidupan anak baik secara fisik maupun emosional.
Hal ini bertujuan agar anak dapat mengandalkan orang tua ketika mereka sedang tidak baik-baik saja. Selain itu, juga membuat anak merasa aman dan bisa mengeluarkan potensi terbaiknya.
Baca juga: Teladan Nabi Muhammad SAW, Sosok Ayah dan Kakek Ideal"Wajib hadir didalam hidup anak, dan kita perlu melihat ketika ada yang bermasalah, jangan ragu untuk bawa ke profesional kesehatan mental. Jangan takut, dan malu karena pertolongan itu ada. Memang gangguan kesehatan mental itu ada tetapi yakinlah pertolongan dan pemulihan itu juga ada," ujar dr Erickson dalam Webinar bertajuk Ingin Anak Berprestasi? Dukung Kesehatan Mental Anak di Sekolah & Keluarga, Senin (10/10/2022).
Kemudian, lanjut dia jangan memaksakan kehendak. Menurut dr Erickson anak bukan orang dewasa versi kecil, maka itu biarkan mereka mengeluarkan potensi terbaik dalam dirinya.
Sebagai orang tua hanya perlu mengarahkan ketika mereka sudah tidak sesuai dengan perkembangannya.
Selain itu, orang tua juga harus memberikan apresiasi pada setiap kemajuan anak sekecil apapun itu.
"Kita juga harus memberikan apresiasi, ketika mereka bisa memberikan kemajuan sekecil apapun misal mereka menggambar sesuatu yang mungkin kalau kita lihat itu gambarnya biasa saja tetapi kita memberikan apresiasi bahwa apa yang mereka lakukan itu baik dan dia bisa merasa puas dengan dirinya sendiri bahwa dia itu adalah sesuatu," katanya.
Baca juga: Tak Hanya Ibu, Ayah Juga Punya Peran dalam Pola Asuh Anak"Jadi mereka bisa memupukkan rasa percaya diri dan mereka bisa mengeluarkan potensi terbaik mereka," lanjut pendiri dan ketua Indonesia Left Handed Community (Komunitas Teman-Teman Kidal Indonesia) itu
Hal ini dikatakan dr Erickson karena secara pribadi dirinya pernah mengalaminya. Ketika orang tuanya memberikan keleluasaan padanya dan mengarahkannya dengan baik, membuat dia yang awalnya memiliki pribadi pemalu, tidak berani tampil di hadapan umum dan menganggap dirinya bukan siapa-siapa, menjadi seperi saat ini.
"Saya merasakan ternyata benar dengan pola asuh yang baik, akhirnya potensi-potensi dalam diri saya bisa berkembang juga dengan baik," pungkasnya.
(sof)