LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota
Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi meminta kepolisian tidak basa-basi dalam menghukum para gembong pengedar narkoba berdasarkan asas penegakan hukum. Hal tersebut disampaikannya usai bertemu dengan Polda Sulsel serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel.
Aboe meminta pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba dapat lebih serius dan ditingkatkan lagi. Terlebih, persoalan narkoba saat ini sudah berstatus darurat.
Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Negatif Narkoba, tapi Konsumsi Obat Tertentu"Saya minta kepada Kepala BNNP beserta Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) agar bisa lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan. Jika persoalan narkoba sudah ditingkat bos-bosnya pengedar lebih baik hukum mati saja, jangan basa-basi harus dipenjara," kata Aboe Bakar dalam keterangannya, Jumat (14/10/2022).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai permasalahan
narkoba menjadi masalah klasik yang tidak pernah ada perubahan. Seperti halnya di Provinsi Sulsel, angka kasus narkoba mengalami fluktuasi yang berujung pada kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan.
Baca Juga: Terlibat Kasus Narkoba, Irjen Teddy Minahasa Batal jadi Kapolda Jatim"Permasalahan darurat narkoba bukan hanya di Sulsel saja namun di seluruh Indonesia, jadi jangan lagi ada main-main terhadap persoalan ini, perlu pengawasan yang lebih ketat lagi. Jangan sampai BNN dan BNNP sudah ada, namun permasalahan narkoba lebih banyak lagi, itu tidak benar kalau seperti itu," ujar pria berusia 57 tahun itu.
Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan pihaknya bersama BNNP sudah melakukan berbagai langkah-langkah dalam mengatasi darurat narkoba. Dia pun menyatakan Polda Sulsel akan melakukang perang terhadap narkoba. "Semua kekuatan diturunkan dan polda terus melakukan langkah-langkah dalam pemberantasan narkoba untuk pencegahan," ucap Nana.
Baca Juga:
Kapolri Tegaskan Komitmen Berantas Judi Online dan Narkoba
Kronologi Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Bermula dari Jaringan Gelap Narkoba
Kapolri: Irjen Teddy Minahasa Terduga Pelanggar Kasus Narkoba(asf)