LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 kunci sukses keberhasilan
dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Padahal saat itu masyarakat Arab terkenal jahiliyah, namun Islam menjadi agama besar.
Salah satu kesuksesan Nabi Muhammad SAW adalah mengubah masyarakat Arab Jahiliyah menjadi peradaban yang tercerahkan.
Adapun kelima kunci sukses ini bisa disebut dengan 5V dan menjadi pedoman untuk mendidik umat.
Lantas apa saja 5V itu, berikut penjelasan Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren PP Muhammadiyah, Muhbib Abdul Wahab dilansir laman Muhammadiyah:
Baca Juga: Ini Cara Berdakwah di Komunitas yang Jauh dari Pemahaman Agama1. Visi Menurutnya, Rasulullah SAW memiliki visi yang kuat. Apalagi dakwah yang memang merupakan perintah Allah.
"Yaitu visi kenabian wa maa arsalnaka illa rahmatan lil alamin,” ujarnya.
2. VisualNabi Muhammad memiliki visual yang menarik. Visual itu mulai dari penampilan, gestur, bahasa tubuh, dan ekspresi wajah yang mengagumkan.
"Sehingga orang ada yang berebut mengambil rambutnya yang jatuh, bersentuhan dengan Nabi, dan lain-lain,” imbuhnya.
3. VoiceNabi Muhammad juga memiliki suara lembut yang menyenangkan dan menenangkan hati ketika didengarkan. Selain nada suara, tutur katanya ketika berucap juga lembut dan tak pernah menyakiti lawan bicaranya.
"Suara Nabi enak didengarkan, tidak membuat orang tersinggung dan tidak pula tersakiti hatinya,” kata Muhbib.
4. VerbalTidak sedikit orang kafir yang masuk Islam hanya karena mendengar tutur kata Nabi yang lembut. Hal itulah yang juga terkadang membuat lawan bisa menjadi kawan.
"Verbal, diksi, dan narasinya begitu tepat dan menginspirasi. Dan ini terbukti dari banyaknya hadis yang diriwayatkan dari Nabi dan ditulis para ahli hadis,” ujarnya.
5. ValuesMuhbib mengatakan, setiap tindakan yang dilakukan nabi selalu bernilai positif. Dia selalu bisa memberikan solusi untuk setiap perkara umat Islam.
"Tindakannya itu selalu bermakna, solutif dan konstruktif. Itulah yang menjadi alasan beliau sukses dalam mendidik umatnya," tambah dia.
Untuk itu, lanjut Muhbib, umat Islam sudah seharusnya meneladani Rasulullah SAW. Yaitu menjadi orang yang selalu berusaha memperbaiki mutu iman, berilmu, dan beramal salih sesuai petunjuk Nabi.
(bal)