LANGIT.ID, Jakarta -
Lucid dream ialah sebuah mimpi dimana orang tersebut sadar bahwa ia sedang bermimpi. Kondisi ini dapat dilatih dengan memakai teknik Modified Castaneda.
Cara kerja teknik Modified Castaneda yang dikembangkan oleh penulis Lucid Dreaming: Gateway to the Inner Self, Robert Wagoner setelah membaca buku Carlos Castaneda, Journey to Ixtlan.
Pertama, duduk di tempat tidur Anda, dan menjadi tenang secara mental.
Kedua, tataplah telapak tangan Anda dengan lembut, dan katakan pada diri sendiri dengan penuh perhatian bahwa, "Malam ini saat saya sedang bermimpi, saya akan melihat tangan saya dan menyadari bahwa saya sedang bermimpi."
Baca Juga: Mengenal Lucid Dream, Ternyata Bisa Pengaruhi Kualitas TidurKetiga, lihat lembut tangan Anda dan ulangi secara mental penegasan, "Malam ini ketika saya sedang bermimpi, saya akan melihat tangan saya dan menyadari bahwa saya sedang bermimpi."
Keempat, biarkan mata Anda menyilang dan tidak fokus; tetap tenang dan terus ulangi perlahan.
Kelima, setelah sekitar lima menit atau setelah Anda merasa terlalu mengantuk, akhiri latihan dengan tenang.
Keenam, ketika terbangun di tengah malam, ingatlah dengan lembut niat Anda untuk melihat tangan dan sadari bahwa Anda sedang bermimpi. Cobalah untuk mengingat mimpi terakhir Anda; apakah kamu melihat tanganmu?
Ketujuh, pada titik tertentu dalam mimpi, tangan Anda mungkin tiba-tiba muncul di depan mata. Maka jika hal itu terjadi, Anda akan langsung membuat koneksi, "Ini mimpi!" Cobalah untuk tetap tenang dan jelajahi lingkungan mimpi.
Kemudian, ketika Anda bangun dari mimpi jernih Anda, luangkan waktu sejenak dan tuliskan di jurnal mimpi. Tulis seluruh mimpi; bagaimana Anda menyadari bahwa sedang bermimpi, apa yang Anda lakukan saat sadar bahwa sedang bermimpi, dan lainnya.
Wagoner menyarankan untuk melakukan latihan tersebut secara konsisten setiap malam sebelum tidur jika ingin mengalami lucid dream.
"Saya percaya ini bekerja dengan membangun tautan asosiasi stimulus-respons sederhana, atau apa yang disebut psikolog sebagai 'respon terkondisi'. Berlatih berulang kali mengembangkan hubungan antara stimulus (melihat tangan Anda) dan respons ('Ini adalah mimpi')," ujar Wagoner dikutip dari Mind Body Green (mbg), Senin (17/10/2022).
(bal)