LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Khusnul Khatimah merupakan salah satu tempat ibadah umat Islam dengan desain elegan dan megah. Masjid Khusnul Khatimah akhirnya diresmikan pada tahun 2012 dengan konsep arsitektur yang merujuk pada gaya Taj Mahal serta terdiri dari dua lantai dan satu basement.
Masjid yang berada di kawasan komplek Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Setiabudi, Jakarta Selatan ini terdiri dari dua lantai dan satu basement. Total luas bangunannya pun sekitar 1.900 meter persegi dengan daya tampung keseluruhan sekitar 1.100 jamaah.
Ketika memasuki ruang salat, pantauan
Langit7.id, seluruh lantai hingga dinding dihiasi dengan marmer. Kemudian pada bagian mimbar, terdapat banyak hiasan akasara Arab dengan bahan dasar kayu jati.
Pengurus DKM Masjid Khusnul Khatimah, Ustaz Azahrawi mengaku tidak mengetahui persis dari daerah mana kayu tersebut didatangkan. Lalu pada pintu masjid pun berbahan dasar logam tembaga.
Baca Juga: 5 Tema Khutbah Jumat: Etos Kerja Menurut Islam"Yang saya tahu memang dari Jawa, tapi untuk pastinya saya tidak tahu persis dari mana," kata Ustaz Azahrawi saat ditemui
Langit7.id, Jumat (21/10/2022).
Adapun sejumlah standing Air Conditoner (AC) di setiap sudut ruangan salat. Tentunya pihak masjid memiliki alasan tersendiri dengan memilih standng AC ketimbang AC pada umumnya. "Sayang marmernya, jadi bolong-bolong merusak estetika," ujarnya.
Sebelum menjadi bangunan megah seperti sekarang ini, dahulunya masjid tersebut dibangun dari program Muslim Pancasila yang merupakan inisasi dari Presiden RI ke-2 Soeharto pada tahun 1990-an.
Program yang diinisiasi oleh almarhum Soeharto bertujuan membangun banyak masjid di seluruh Indonesia dengan gaya arsitektur yang sama. Seiring berjalannya waktu, masjid yang berada di kawasan komplek Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ini pun direnovasi.
Renovasi dilakukan karena masjid tidak mampu menampung seluruh jamaah yang datang. Masjid Khusnul Khatimah akhirnya diresmikan pada tahun 2012 dengan proses renovasi yang cukup singkat, yakni tidak lebih dari jangka waktu satu tahun yang dimulai pada 2011 lalu.
Baca Juga: Zamzam, Lulusan Pesantren Persis Garut jadi Senior IT di Jerman(zhd)