Kemunculan Dajjal merupakan salah satu pertanda datangnya Hari Kiamat. Ia disebut Dajjal karena menutupi kebenaran dengan kebatilan, menutupi kekafiran dengan kebohongan, serta penipuan dengan mengaburkan fakta.
Dajjal akan menyesatkan manusia dengan klaim-klaim kebenarannya dan segala keanehan yang dibuatnya. Dajjal disebutkan adalah adalah seorang laki-laki, pemuda berkulit merah, pendek, rambutnya ikal, dan dahinya lebar di antara kedua matanya tertulis kata "ka-fa-ra".
Mengutip buku Peristiwa-peristiwa Dahsyat Akhir Zaman (Berdasarkan Dalil-dalil Shahih) yang ditulis oleh Sa'id Abdul Azhim, Dajjal sudah muncul sesudah terjadinya peperangan besar antara kaum Muslimin dan Romawi setelah penaklukan Konstantinopel.
Baca juga: Kandungan Surat Al Zalzalah 1-8, Mencekamnya Hari KiamatPenulis menguraikan bahwa Dajjal hari ini sungguh sudah ada, di Laut Syam. Namun, perlu menjadi perhatian serius bahwa umat Islam tidak perlu lebih jauh menelisik sesuatu yang ilmunya dirahasiakan.
Ada buku yang menyebutkan bahwa Dajjal sekarang berada di
Segitiga Bermuda. Sa'id Abdul Azhim menjelaskan Dajjal berada di Segitiga Bermuda merupakan tindakan memaksa diri dan ucapan atas nama Allah tanpa didasari ilmu.
Sa'id Abdul Azhim menuliskan, sebenarnya tidak boleh menduga-duga tentang persoalan gaib, mendahului Allah dan Rasul-Nya, serta memastikan sesuatu yang tidak ditunjukkan oleh Kitab dan Sunnah. Cukuplah dikatakan: Dajjal sekarang sudah ada di wilayah Timur.
Demikian pula dengan keberadaan Ya’juj dan Ma’juj hari ini sudah ada. Namun, umat Islam tidak perlu memaksa diri dan mengatakan bahwa mereka itu dari ras kuning, Aria, bangsa Cina, atau bahwa tanda Kiamat ini telah terjadi dan tidak akan muncul lagi.
Dajjal akan muncul dari arah Timur, dari kawasan Khurasan dari Yahudiyyah Ashbahan(dikenal dengan Syahrustan, kadang juga disebut Yahudiyyah). Hal ini berdasar hadits Rasulullah yang diriwayatkan Imam Tirmidzi:
Baca juga: Pertanda Kiamat Salah Satunya Terjadi Banyak KekacauanDiriwayatkan dari Abu Bakar As-Shiddiq, ia mengatakan, Rasulullah bersabda kepada kami, “Dajjal akan muncul dari kawasan Timur bernama Khurasan.”
Berita tentang Dajjal sampai di telinga umat Islam ketika ia berada di suatu tempat antara Irak dan Syam. Diriwayatkan dari Nawas bin Sam’an, di-marfu'-kannya: Ssesungguhnya ia keluar dari khallah antara Syam dan Irak, maka segera merusak ke kanan dan ke kiri, wahai hamba Allah, hendaklah kalian berketetapan hati." Khallah adalah apa yang memisahkan antara dua negeri, sebagaimana dikatakan oleh Nawawi.
(sof)