Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

16 Tragedi Kerumunan Paling Mengenaskan, Termasuk di Indonesia

ummu hani Ahad, 30 Oktober 2022 - 18:05 WIB
16 Tragedi Kerumunan Paling Mengenaskan, Termasuk di Indonesia
Tragedi halloween di Korea Selatan. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan, mencatat sejarah baru rentetan kejadian mengenaskan. Kerumunan tersebut menewaskan sampai 150-an orang.

Selain Tragedi Halloween di Itaewon, ada deretan kejadian kerumunan paling mematikan lainnya di penjuru dunia. Berikut rinciannya, melansir dari APNews, Ahad (30/10/2022).

Baca Juga: Tragedi Halloween Korsel Akibatkan 149 Orang Tewas

1. 20 Januari 1980

Sebuah stadion kayu berlantai empat runtuh pada adu banteng di Sincelejo, Kolombia. Dalam kejadian ini menewaskan sekitar 200 penonton.

2. 13 Maret 1988

Badai es terjadi saat 30 ribu orang menonton pertandingan Nepal melawan Bangladesh. Setidaknya ada 93 orang tewas dan 100 orang lainnya terluka saat penggemar berusaha melarikan diri dari hujan es.

3. 15 April 1989

Musibah mengenaskan ini terjadi pada pertandingan di Stadion Hillsborough di Sheffield. Kerumunan massa memadati penghalang di tribun yang dialokasikan untuk pendukung Liverpool.

Banyak korban tewas saat berdiri sehingga lapangan sepakbola seketika menjadi rumah sakit darurat. Sebanyak 97 orang tewas dan 766 luka-luka. Tragedi Hillsborough menjadi kasus terburuk dalam sejarah olahraga Inggris.

4. 2 Juli 1990

Sekitar 1.426 jemaah dilaporkan meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina.

Peristiwa itu diduga terjadi karena jemaah ingin melempar jumrah berebutan dari dua arah untuk memasuki satu-satunya terowongan penghubung tempat jumrah dan Haratul Lisan. Dalam kondisi minim oksigen dan panik, mereka saling injak.

5. 23 Mei 1994

Pasa masa itu, sekitar 270 orang meninggal dunia akibat berdesak-desakan saat hendak melakukan ibadah Jumrah di Mina.

6. 16 Oktober 1996

Terjadi ini menewaskan lebih dari 80 suporter pada laga kualifikasi Piala Dunia 1998 antara Guatemala vs Kosta Rika di Guatemala City. Sedikitnya 84 orang tewas dan 147 lainnya terluka akibat terinjak-injak.

Tumbangnya korban disebabkan penonton yang datang ke stadion melebihi kapasitas daya tampung

7. 9 April 1998

Sebanyak 118 jemaah haji tewas di sebuah jembatan di Mekah lantaran desak-desakan saat melempar tiga jumrah, yakni Aqabah, ula, dan Wustha. Mereka berdesakan dan terjatuh dan kemudian terinjak-injak.

8. 9 Mei 2001

Lebih dari 120 orang tewas saat polisi melemparkan gas air mata ke kerumunan ricuh di stadion di ibu kota Ghana, Accra. Hal ini menyebabkan kepanikan hingga banyak yang terinjak-injak.

9. 20 Februari 2003

Kembang api selama konser Great White di klub malam Station di Warwick, Rhode Island, memicu kebakaran yang menewaskan 100 orang dan lebih dari 200 terluka.

10. 25 Januari 2005

Mepanikan di kalangan peziarah Hindu di dekat kuil Mandhradevi di Maharashtra, India. Tragedi itu menyebabkan 265 orang tewas.

11. 31 Agustus 2005

Sebanyak 640 peziarah Muslim Syiah di Baghdad tewas ketika pagar di jembatan runtuh selama prosesi keagamaan.

12. 30 September 2008

Sedikitnya 168 orang tewas dan 100 orang lainnya terluka saat ribuan peziarah Hindu terjebak dalam di sebuah kuil di Jodhpur, India.

13. 24 Juli 2010

Sebanyak 21 orang dilaporkan tewas dan 650 orang terluka dalam kecelakaan di terowongan yang penuh sesak. Terowongan tersebut merupakan satu-satunya akses ke festival musik musik Love Parade di Duisburg, Jerman pada tahun tersebut.

14. 24 September 2015

Sedikitnya 2.411 jemaah haji tewas akibat desak-desakan saat menjalani ibadah di Arab Saudi.

15. 1 Oktober 2022

Tragedi ini menewaskan 125 nyawa dan 100 orang luka karena polisi menembakkan gas air mata setelah pertandingan sepak bola Indonesia, di Stadion Kanjuruhan, Malang.

16. 29 Oktober 2022

Setidaknya ada 149 orang tewas dan 150 lainnya terluka dalam tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Kejadian bermula ketika warga memadati kawasan Itaewon menggunakan berbagai kostum horor.

Antusiasme meningkat karena ini merupakan Halloween perdana setelah terhalang pandemi Covid-19 tiga tahun.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)