LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menegaskan bahwa pesantren mempunyai tanggung jawab untuk mengentaskan kemiskinan.
Menurut Ma'ruf Amin, jumlah pesantren yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia bisa mengajarkan untuk menyejahterakan lingkungan sekitar.
"Ajaran dalam pesantren bisa memberikan pendidikan bagaimana mengetaskan kemiskinan dengan membantu sesama," ujar Ma'ruf Amin dalam keterangan persnya dikutip Selasa (1/11/2022).
Baca juga: Grand Syaikh Azhar: Khilafah Ajaran Islam, Bentuk Negara Sesuai Perkembangan ZamanMa'ruf Amin menyampaikan menghilangkan kemiskinan menjadi bagian dari fardhu kifayah atau kewajiban yang harus dilaksanakan, sebagaimana yang selama ini diajarkan oleh pesantren.
"Pengentasan kemiskinan ini juga berlaku secara umum. Bukan hanya terkait kemiskinan ekstrem, namun juga hal lain yang menyangkut kesejahteraan sesama," ungkapnya.
Bahkan, menurut Ma'ruf Amin dalam pelajaran pesantren bukan orang muslim saja atau non muslim, yang kekurangan makan dan pakaian sehingga keadaan miskin harus dientaskan.
Oleh karena itu, dia berharap agar momen peringatan
Hari Santri Nasional ini dapat menjadi momentum pengembangan kekuatan ekonomi santri, dan pesantren sehingga dapat lebih berkontribusi secara optimal ke depannya di bidang ekonomi.
Baca juga: Madrasah Raih 28 Penghargaan Lomba Karya Ilmiah Remaja“Kita harapkan berkontribusi lebih besar, optimal, dalam bidang ekonomi, baik melalui kegiatan di bidang pertanian perdagangan dan kerajinan dan berbagai hal,” terangnya.
Ma'ruf Amin juga berharap potensi pesantren yang besar serta kerja sama yang terjalin terutama menyangkut ekonomi syariah, akan memberikan sumbangan dalam rangkan memberikan pnguatan ekonomi nasional menuju Indonesia sejahtera dan maju.
(sof)